Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Sebanyak 9.650 KK Miskin Dapat BLT, Pemkab Belu Mulai Salurkan dari Desa
VOX DESA

Sebanyak 9.650 KK Miskin Dapat BLT, Pemkab Belu Mulai Salurkan dari Desa

By Redaksi2 Mei 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Bupati Belu, J.T. Ose Luan (berdiri) menyerahkan secara simbolis BLT kepada masyarakat desa Tialai yang terdampak ekonomi akibat Covid 19 (Foto: Marcel Manek/Vox NTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT-Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Belu mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Penyaluran BLT yang bersumber dari Dana Desa ini mulai diluncurkan di Desa Tialai, kecamatan Tasifeto Timur, kabupaten Belu, Jumat (01/05/2020).

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Belu menyerahkan secara simbolis kepada 10 Kepala Keluarga (KK) penerima BLT di desa Tialai.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa(PMD) kabupaten Belu, Januaria Nona Alo dalam laporannya menyampaikan, pemerintah melalui Kementerian Desa telah merevisi regulasi pengelolaan Dana Desa melalui Permendes Nomor 20 tahun 2020 yang ditindaklanjuti dengan surat edaran Kemendes nomor 8 tahun 2020 tentang Desa tanggap Covid-19.

Perubahan regulasi yang ada menjadikan fokus pengelolaan Dana Desa terpusat pada pencegahan dan penanganan Covid 19.

Terkait tiga progam penanganan Covid 19 tersebut, untuk 69 Desa yang ada di Kabupaten Belu, saat ini sedang melakukan asistensi perubahan APBDes dimana akan berakhir pada 2 Mei 2020.

Tujuan dilakukan asistensi APBDes untuk memastikan pemanfataan Dana Desa yang terpusat pada pencegahan dan penanganan Covid 19.

Setelah APBDes ditetapkan, selanjutnya akan dilakukan penyaluran BLT di 68 Desa lainnya di Kabupaten Belu yang rencananya akan dilakukan mulai minggu pertama hingga pertengahan Mei 2020.

Untuk seluruh wilayah kabupaten Belu, sesuai data KK miskin yang diusulkan dari desa ke Dinas PMD, terdapat 9.650 KK miskin yang akan menerima BLT.

Jumlah ini tersebar di 69 Desa, 9 Kecamatan, dengan besar dana BLT sebanyak Rp.14.904.000.000.

Selain BLT dari Dana Desa, ada KK miskin yang akan memperoleh bantuan sosial yang bersumber dari APBN, yang akan disalurkan melalui Dinas Sosial Kabupaten Belu.

Sasaran penerima BLT Dana Desa adalah keluarga non PKH atau penerima bantuan pangan non tunai yang kehilangan mata pencarian dan belum terdata serta mempunyai anggota keluarga.

Mekanisme pendataan penerima BLT berbasis pada data RT/RW yang dilakukan relawan desa covid 19. Sementara, jangka waktu penyaluran BLT ini akan berlangsung  selama 3 bulan terhitung Apri hingga Juni 2020 dengan besaran Rp.600.000 setiap bulan.

Kadis PMB menjelaskan, khusus untuk desa Tialai, jumlah penduduk sebanyak 808 jiwa, 207 KK dan yang mengalami dampak sesuai syarat dan mendapat Bantuan Sosial Tunai(BST) dari Dinsos  sebanyak 19 KK. Sementara penerima BLT sebanyak 66 KK.

Usai menyerahkan secara simbolis kepada 10 KK penerima  BLT, Wakil Bupati Belu, J.T.Ose Luan, mengatakan bahwa saat ini pemerintah memberikan bantuan stimulasi untuk tiga bulan ke depan.

Namun apabila situasi pandemi belum berubah, Pemda Belu akan menyiapkan cara lain untuk membantu masyarakat.

Kepada KK penerima BLT,Wabup Ose Lua meminta agar bantuan yang diperoleh hendaknya dimanfaatkan untuk meringankan beban ekonimi keluarga selama tiga bulan ke depan.

Penulis: Marcel Manek

Editor: Irvan K

Belu BLT Covid-19 covid-19 Virus Corona
Previous ArticleUsai Rapid Test, Satgas Covid-19 Sikka Karantina 19 Alumni Ijtima Ulama Gowa
Next Article Jangan Pakai Dana BLT Covid-19 untuk Miras dan Judi

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.