Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Empat Peserta Ijtima Gowa asal Mauponggo Nagekeo Ditetapkan Sebagai OTG
KESEHATAN

Empat Peserta Ijtima Gowa asal Mauponggo Nagekeo Ditetapkan Sebagai OTG

By Redaksi4 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Petugas medis dari Satgas Penanganan Covid-19 Nagekeo sedang mengambil sampel darah keempat warga Kecamatan Mauponggo, peserta Ijtima Ulama Gowa, Sulawesi Selatan
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nagekeo menetapkan empat warga Kecamatan Mauponggo sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG) virus corona atau Covid-19.

Keempat warga Mauponggo ini ditetapkan sebagai OTG berdasarkan riwayat kontak dan riwayat perjalan dari tempat terjangkit virus corona atau Covid-19.

“Keempat orang ini sebelumnya berstatus P2T2. Hari ini berubah status menjadi Orang Tanpa Gejala (OTG) setelah terkonfirmasi bahwa mereka memiliki riwayat kontak dengan komunitas di mana mereka berada sebelumnya yakni komunitas peserta Ijtima ulama dari Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan,” kata Humas Protokol Penanganan Virus Corona Kabupaten Nagekeo, Silvester Teda Sada, Senin (04/05/2020).

Setelah ditetapkan sebagai OTG, petugas medis dari Satgas Penanganan Covid-19 Nagekeo langsung mengambil sampel darah untuk selanjutnya dilakukan test cepat (rapid test) di Puskesmas Mauponggo.

Keempatnya, saat ini disarankan untuk menjalankan karantina mandiri di rumah masing-masing.

Dengan bertambahnya empat OTG Mauponggo, maka total OTG di Kabupaten Nagekeo saat ini berjumlah 16 orang.

Sebelumnya hanya berjumlah 12 orang dari dua klaster dengan rincian 2 OTG dari eks penumpang KM Lambelu dan dinyatakan telah selesai masa pemantauan dan 10 orang dari klaster pesantren Temboro -Jawa Timur yang saat ini sementara dilakukan karantina terpusat di Puskesmas Danga , Kecamatan Aesesa dan Puskesmas Kaburea Kecamatan Wolowae.

Sedangkan, total P2T2 Nagekeo berjumlah 1157 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 29 orang, Pasien Dalam Pemantauan (PDP) berjumlah 1 orang dan dinyatakan telah meninggal dunia.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Nagekeo Virus Corona
Previous ArticleDemokrat Kabupaten Kupang Bantu Satu Ton Beras di Pulau Semau
Next Article Anggaran Penanganan Covid-19 di Mabar Belum Dicairkan

Related Posts

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026

Keluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

6 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026
Terkini

Pemkab Manggarai Barat Terima Dana CSR dari Bank NTT

15 September 2026

Ketua DPW NasDem NTT Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Manggarai Raya

15 September 2026

Tokoh Muda Batu Tiga Pastikan Dukung Arfandi di Pilkades 2026

15 September 2026

Kafegama dan JPIC OFM Tuntaskan Distribusi 1.265 Paket Bantuan di Sambi Rampas Manggarai Timur

15 September 2026

Desil, Data, dan Keadilan

15 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.