Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Gudang Obat RSD Aeramo Ludes Dilalap Api, Diduga Korsleting Listrik Pemicunya
HUKUM DAN KEAMANAN

Gudang Obat RSD Aeramo Ludes Dilalap Api, Diduga Korsleting Listrik Pemicunya

By Redaksi9 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ruang Apotik RSD Aeramo saat dilalap Api (Foto: RI)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Gudang tempat penyimpan obat-obatan, vaksin dan Alat Pelindung Diri di Rumah Sakit Daerah (RSD) Aeramo, Kabupaten Nagekeo ludes dilalap api, Sabtu (09/05/2020).

Kejadian terjadi sekitar jam 03.00 dini hari. Api dengan cepat menjalar naik ke plafon, sehingga seluruh gudang obat tidak terselamatkan.

Riki Gene, sopir ambulans yang berdinas malam di RSD Aeramo dengan gesit dan sigap mencari bantuan mobil tangki air di Danga yang berjarak kurang lebih 7 kilometer dan membawa ke RSD Aeramo.

“Saat kejadian, saya sedang berada di ruangan Rekam Medik sambil bermain Handphone. Saya kaget waktu ada api menyala dari dalam ruangan dan tanpa pikir panjang saya langsung lari ke Danga untuk pinjam mobil tangki air dan membawanya ke RSD Aeramo,” kata Riki Gene.

Dibantu Ipin Ladha, seorang warga Desa Aeramo yang saat itu sedang berada di RSD Aeramo tanpa memikirkan risiko untuk diri, ia berani masuk ke dalam ruangan dengan membawa selang air untuk disemprotkan ke dalam api yang sedang berkobar.

Ruang Apotik RSD Aeramo usai dilalap Api (Foto: RI)

“Saat Riki datang, saya langsung tarik selang dan bawa masuk ke dalam ruangan obat, saya tidak pikir lagi dengan asap yang mengepul, saat itu yang saya pikirkan semoga dengan air dari selang tangki bisa padamkan api, saya bukan pegawai Rumah Sakit tapi saya nekat bodoh untuk pertaruhkan nyawa demi menyelamatkan gedung ini,” kata Ipin.

Asap hitam mengepul keluar dari dalam gudang obat. Akibatnya seluruh ruangan pelayanan di rawat jalan berubah warna menjadi hitam.

Sumber api penyebab kebakaran diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik atau korsleting dari mesin Cool Chain (Lemari Vaksin) yang terbakar. Cairan obat berbahan alkohol disebut turut memperbesar kobaran api.

Sebelum terjadi kebakaran, seorang warga Aeramo yang rumahnya berjarak sekitar 700 meter dari RSD Aeramo mengaku sempat mendengar suara ledakan besar.

Satu minggu sebelumnya sudah ada keluhan dari para petugas di ruangan rawat jalan RSD Aeramo. Mereka mengeluhkan daya listrik yang sering steples (jegleg), walaupun hanya memakai sedikit alat elektronik seperti computer, alat pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut serta alat USG.

Saat ini polisi sedang menyelidiki kasus kebakaran tersebut. Sampel pemeriksaan sudah diambil dan dibawa ke Polres Nagekeo untuk diperiksa.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Nagekeo RSD Aeramo
Previous ArticleGandeng Ketua DPRD NTT dan Kapolres TTS, Pemuda Jemaat Batukarang Berbagai Kasih
Next Article Jumlah OTG Covid-19 di Ende Meningkat Drastis, Ini Kata Jubir

Related Posts

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.