Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Hindari Minta ‘Amplop’ Selama Proses Pilkada Malaka
Pilkada

Hindari Minta ‘Amplop’ Selama Proses Pilkada Malaka

By Redaksi23 Juni 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
RD. Maxi Un Bria, Imam Keuskupan Agung Kupang, putra daerah Malaka
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Imam di Keuskupan Agung Kupang, RD. Maxi Un Bria menitipkan beberapa poin penting untuk masyarakat dalam menghadapi Pilkada Malaka 9 Desember 2020 mendatang.

Salah satunya, RD. Maxi meminta masyarakat untuk tidak meminta ‘amplop’ selama proses Pilkada.

Menurut dia, penyakit lama masyarakat yaitu memanfaatkan momentum Pilkada untuk memeras para kandidat.

“Bagaimana pun juga semua pasangan adalah putra-putra Malaka. Hindari sikap memeras dan memanfaatkan para calon dengan meminta amplop ataupun proposal selama proses demokrasi. Karena hal itu merusak citra dalam mendukung para kandidat,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Selasa (23/06/2020).

Ketua Komisi Kerasulan Awam Keuskupan Agung Kupang itu juga mengapresiasi para kandidat yang maju dalam Pilkada Malaka.

“Sebagai masyarakat Malaka yang ada di luar Malaka saya mengapresiasi para kandidat yang akan maju dalam pesta demokrasi. Karena ini merupakan bukti bahwa Kabupaten Malaka tidak kekurangan kader pemimpin publik,” kata Imam kelahiran As Manulea Malaka itu.

Lebih lanjut, RD. Maxi menyerukan agar masyarakat Malaka bisa memaknai perbedaan pendapat di kalangan masyarakat, untuk dapat menentukan pilihan yang rasional.

Menurut dia, para calon memiliki kapasitas dan keunggulan yang dapat ditawarkan kepada masyarakat sebagai negosiasi makna untuk mendapat dukungan.

Sebab itu, kata dia, hendaknya masyarakat paham bahwa dalam demokrasi yang benar selalu ada perbedaan pendapat. Perbedaan itu dibutuhkan agar masyarakat ikut berpikir dan dapat menetukan pilihan yang rasional.

Selain itu, RD. Maxi juga mengajak masyarakat Malaka agar bisa saling menghargai dan berpikir kritis.

Imam alumnus Seminari Menengah Lalian ini juga mengajak masyarakat agar lebih bersikap rasional terhadap para kandidat apabila terpilih nanti.

“Kita semua bertanggung jawab membesarkan dan mendukung putra-putra Malaka jadi pemimpin dan pelayan masyarakat. Bila mereka salah berlangkah kita ingatkan, namun bila mereka melakukan kebaikan, kita juga pantas memberi apresiasi,” ujar RD. Maxi.

Selanjutnya, RD. Maxi mengucapkan selamat untuk para kandidat yang mengikuti proses tahapan Pilkada di Kabupaten Malaka dengan hati yang sejuk dan pikiran yang kritis.

Sebab menurut dia, kekritisan diperlukan agar sebagai insan yang rasional dapat memberikan pilihan sikap dan dukungan kepada paket yang diyakini memiliki kapasitas untuk memimpin.

“Berilah dukungan dengan hati yang rela. Bebas dari pemaksaan dan manipulasi. Selain itu sebagai masyarakat beriman dan berbudaya kita mendoakan para paket agar sehat, sportif dan tetap sejuk dalam proses demokrasi,” imbuhnya.

Bagi dia, berbeda pendapat dalam demokrasi itu normal. Bila semuanya sama tidak normal, maka tugas para kandidat adalah mengelola perbedaan dan meyakinkan setiap pihak yang berbeda dengan negosisasi makna dan argumentesi rasional yang dapat diterima dan menjadi dasar pertimbangan masyarakat.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Malaka
Previous ArticleSatlantas Polres TTU Beri Bantuan 100 Paket Sembako untuk Warga Tiga Desa
Next Article Agus Taolin Dipastikan Maju di Pilkada Belu 2020

Related Posts

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

PMKRI Ruteng Datangi Bawaslu Manggarai, Soroti Politik Uang hingga Hak Pilih Disabilitas

13 Februari 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.