Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pemkot Kupang Berkomitmen Wujudkan Kota Layak Huni
Regional NTT

Pemkot Kupang Berkomitmen Wujudkan Kota Layak Huni

By Redaksi22 Juli 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore bersama istrinya saat mengunjungi salah satu rumah yang sudah dibedah (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) berkomitmen untuk mewujudkan Kota Kupang yang layak huni. Hal itu dengan cara membangun rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore mengatakan banyak masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang merupakan sasaran program rehabilitasi rumah tidak layak huni.

“Ada masyarakat yang sudah nikmati program bedah rumah ini. Ke depan dipastikan program ini akan terus berlanjut dan masih banyak rumah lagi yang akan dibedah,” katanya kepada wartawan, Selasa (21/07/2020).

Kata Jefri, program bedah rumah merupakan salah satu misi untuk mewujudkan hunian layak huni bagi masyarakat Kota Kupang.

“Hati kami terketuk untuk memperhatikan warga yang kurang beruntung, belum memiliki rumah layak di kota ini, dengan segala keterbatasan kami berupaya untuk membantu mereka,” ujarnya.

Anggarkan 2,5 Miliar

Ia mengatakan, Pemkot melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kota Kupang menganggarkan 2,5 Miliar untuk Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Itu dengan prioritas penanganan didahulukan bagi pekerjaan bedah rumah yaitu pembangunan baru. Karena dari hasil survei di lapangan, ditemukan rumah MBR yang akan direhabilitasi secara konstruksi cukup memprihatinkan.

“Bahkan beberapa diantaranya ada yang sudah hampir roboh, sehingga tidak dapat ditingkatkan kualitasnya melainkan diprioritaskan untuk dibangun baru,” ujarnya.

Mantan Anggota DPR RI dua periode itu juga mengatakan ke depan program ini akan menjadi prioritas. Pemkot Kupang berkomitmen untuk terus membantu warga yang kurang mampu lewat program ini.

Menurutnya, Pemkot berencana untuk melanjutkan program ini di tahun mendatang agar semakin banyak masyarakat yang terbantu, bukan saja bagi rumah MBR yang tidak layak huni, namun juga bagi masyarakat tidak mampu dan belum memiliki rumah.

“Mudah-mudahan kedepan dengan didukung oleh teman-teman DPRD, kita dapat menganggarkan pendanaan yang lebih besar, sehingga lebih banyak masyarakat yang terbantu, tidak terbatas pada yang rumahnya tidak layak huni saja, kalau bisa kami juga akan bantu masyarakat berpenghasilan rendah yang belum memiliki rumah atau tidak punya lahan untuk bangun rumah,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kota Kupang Cornelis Isak Benny Sain menjelaskan, pelaksanaan program ini berdasarkan nama paket yang tertuang dalam dokumen pelaksanaan anggaran Dinas Perumahan Rakyat Kota Kupang tahun 2020 yaitu rehabilitasi rumah tidak layak huni bagi MBR, bedah rumah (DAU).

Pelaksanaan rehabilitasi rumah tidak layak huni bagi MBR, katanya, bedah rumah dengan prioritas penanganan didahulukan bagi pekerjaan bedah rumah yaitu pembangunan baru. Sedangkan untuk peningkatan kualitas akan dilaksanakan setelah selesainya pekerjaan pembangunan baru.

Pekerjaan bedah rumah diprioritaskan pada pembangunan baru bagi rumah MBR yang secara konstruksi tidak dapat ditingkatkan.

“Banyak faktor yang ditemui, sehingga tidak hanya dibedah, tapi bangun baru,” katanya.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Jefri Riwu Kore Kota Kupang
Previous ArticleOptimistis Menang Pilkada, SBS: Pilih Kandidat yang Bekerja untuk Rakyat
Next Article Pelaku Pemerkosaan Bakal Dipindahkan ke Nusakambangan

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.