Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Di Elar Selatan, Suami Temukan Istri Tewas di Samping Gudang Padi
HUKUM DAN KEAMANAN

Di Elar Selatan, Suami Temukan Istri Tewas di Samping Gudang Padi

By Redaksi24 Juli 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Seorang wanita berinisial MB (29) asal Kampung Dopak, Desa Sangan Kalo, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Provinsi NTT, ditemukan tewas di samping gudang padi, Kamis (23/07/2020) malam.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Seorang wanita berinisial MB (29) asal Kampung Dopak, Desa Sangan Kalo, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Provinsi NTT, ditemukan tewas di samping gudang padi, Kamis (23/07/2020) malam.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, MB pertama kali ditemukan sang suami Gaspar Talas (53) dengan posisi gantung diri.

Atas laporan tersebut, Kepolisian Resort Manggarai Timur (Matim) melalui Kapospol Wukir, Aiptu Petrus Amir langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kronologis

Kamis sekira pukul 19.30 Wita, korban makan malam bersama Gaspar. Saat itu, MB sangat kepikiran dengan uang milik suadaranya yang tengah kuliah di Malang. Uang itu senilai Rp 2.000.000.

Ia pun menyampaikan hal tersebut kepada sang suami. Namun, Gaspar meminta MB untuk tidak perlu memikirkannya. Ia yakin uang itu akan dikembalikan ketika saudaranya pulang ke kampung halaman.

Seusai makan, Gaspar pun langsung menuju kamar untuk istirahat malam bersama salah satu anak laki-laki mereka.

Sekitar pukul 23.30 Wita, Gaspar sempat sadar. Ia ingin membuang air kecil. Namun, malam itu ia tidak menemukan MB. Ia pun langsung memanggil sang istri berkali-kali, namun tidak ada jawaban.

Gaspar pun berpikir MB sedang berada di kamar mandi. Lalu kemudian, ia keluar rumah melewati pintu belakang sembari memanggil sang istri.

Lantas tidak mendapat jawaban, Gaspar kembali ke dalam rumah. Namun, saat ia masuk, kaki MB menyentuh tubuhnya.

Sayangnya, sang suami melihat MB dalam keadaan kondisi tergantung pada sebuah kayu bambu yang berada di atap gudang padi. Lehernya diikat dengan seutas tali berwarna biru.

Gaspar panik. Ia berteriak meminta pertolongan. Mendegar hal itu, tetangga Gaspar, Gideon Mone (32), Voris kuas (30), dan Ignasius Minggu (25) langsung mendatangi rumah mereka.

Namun, MB sudah tidak bernyawa lagi. Mereka pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Pospol Wukir. Jumat (25/7) sekira pukul 08.10 Wita, Kapospol Wukir Aiptu Petrus Amir datang bersama petugas medis mendatangi lokasi.

Selain melakukan olah TKP, Polisi juga mengumpulkan bukti-bukti, memeriksa para saksi dan membuat visum et repertum (ver).

Polisi juga berhasil mengumpulan keterangan dari sang suami. Pertama, Gaspar menduga kalau istrinya merasa terbebani dengan uang kuliah saudaranya yang berada di Malam.

Kedua, sebelumnya MB tidak menunjukan perilaku atau sikap yang mencurigakan jika ia akan melakukan gantung diri.

Pihak keluarga korban menerima atas kejadian musibah meninggalnya MB. Mereka juga telah membuat surat pernyataan dan surat berita acara penolakan untuk tidak dilakukan otopsi.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim
Previous ArticlePolda NTT Diminta Proses Hukum Anggota DPRD TTU yang Terlibat Kasus Narkoba
Next Article Desa Wekmidar Layak Deklarasi ODF

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

Penyidik Polresta Kupang Dinilai Tak Berani Periksa Tim SPPG Polda NTT

3 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.