Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Polda NTT Diminta Proses Hukum Anggota DPRD TTU yang Terlibat Kasus Narkoba
HUKUM DAN KEAMANAN

Polda NTT Diminta Proses Hukum Anggota DPRD TTU yang Terlibat Kasus Narkoba

By Redaksi24 Juli 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Direktur PADMA Indonesia, Gabriel Goa
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Lembaga Hukum dan HAM Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (Padma) Indonesia meminta kepada jajaran Polda NTT untuk memroses hukum Anggota DPRD TTU yang digerebek saat pesta Narkoba, pada 16 Juni 2020 lalu oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kupang.

“Pernyataan Jokowi perang terhadap Narkoba wajib ditindaklanjuti oleh semua aparat penegak hukum di wilayah hukum NKRI,” ujar Direktur Padma Indonesia, Gabriel Goa kepada VoxNtt.com, Jumat (24/07/2020) malam.

Baca Juga: Anggota DPRD TTU Digerebek Terkait Narkoba, Barang Bukti Tidak Ada, Hasil Tes Positif

Gabriel menyebut bahwa fakta membuktikan penegakkan hukum Narkoba di Indonesia menajam ke bawah, terhadap orang-orang kecil. Sebaliknya menumpul ke atas, terhadap para kaum kuat, berkuasa dan kuat modal.

Ia menyatakan, para kaum kuat dan kuat modal yang terkena kasus Narkoba tidak diproses hukum, tetapi hanya dengan rehabilitasi.

“Miris dan tragis nasib orang kecil yang terjerat kasus Narkoba langsung ditangkap, ditahan dan diproses hukum,” tegas Gabriel.

Gabriel menyebut fakta hukum terjadi juga di NTT, di mana seorang wakil rakyat asal TTU yang terjaring kasus Narkoba.

Baca Juga: Anggota DPRD TTU yang Digerebek Terkait Narkoba Dilepas dan Ikut Rehabilitasi

Mirisnya, ia bukannya ditangkap, ditahan dan diproses hukum, tetapi justru diamankan dengan modus operandi rehabilitasi.

Ia meminta diskriminasi hukum tidak boleh terjadi di NTT. Sebab itu, Gabriel mendesak Kapolda NTT untuk memroses hukum terhadap oknum Anggota DPRD TTU yang terlibat kasus Narkoba. Polisi tidak boleh membebaskannya dengan Modus operandi rehabilitasi.

Gabriel juga mendesak Badan Kehormatan (BK) DPRD TTU untuk menindak tegas wakil rakyat yang terlibat kasus Narkoba dan mendukung proses hukum untuk menimbulkan efek jera.

Tak hanya itu, ia juga mendesak Penggiat Anti-Narkoba dan Pers untuk membongkar mandeknya penegakkan hukum terhadap pelaku kejahatan Narkoba dari kaum kuat, kuasa dan kuat modal.

Mereka tidak boleh lolos dari jeratan hukum dengan modus operandi rehabilitasi.

Sebelumnya, Anggota DPRD TTU Irenius Fredrik Taolin digerebek tim penyidik Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kupang pada Selasa 16 Juni lalu.

Baca Juga: Anggota DPRD TTU Digerebek Terkait Narkoba, Ketua Hanura NTT: Ini Ujian Paling Berat

Anggota Fraksi Hanura itu kemudian dilepaskan karena saat penggerebekan, barang bukti tidak ditemukan.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

BNN Kota Kupang DPRD TTU Kabupaten Kupang PADMA Indonesia
Previous ArticleMubes Ikatan Keluarga Manggarai Raya Kupang Bakal Dihadiri 200 Orang, 9 Bacalon Terjaring
Next Article Di Elar Selatan, Suami Temukan Istri Tewas di Samping Gudang Padi

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Satreskrim Polres Mabar Selesaikan Kasus Penipuan Wisatawan Malaysia lewat Restorative Justice

1 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.