Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Simon Nahak: Program Kami Itu Sakti
Pilkada

Simon Nahak: Program Kami Itu Sakti

By Redaksi27 Juli 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kunjungan paket SAKTI di Aintasi, Minggu (26/07/2020) (Foto: Frido Umrisu Raebesi/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Simon Nahak, bakal calon Bupati Malaka yang berpasangan dengan Kim Taolin membeberkan program kerjanya saat bertatap muka dengan tim keluarga Aintasi, Kecamatan Malaka Tengah, Minggu sore (26/07/2020).

Simon mengklaim pasangan dengan tagline Paket SAKTI itu merupakan harapan baru bagi masyarakat Malaka.

Sebab itu, ia menyampaikan program kerjanya bersama Kim Taolin dalam memimpin kabupaten itu 5 tahun ke depan.

“Program kami sederhana saja. Cukup makan, cukup sehat dan pintar masyarakat Malaka,” ucap Simon.

Simon menjelaskan, secara keseluruhan program unggulan Paket SAKTI adalah Sakti itu sendiri.

Menurut Simon, SAKTI bukan sekadar tagline untuk seru – seruan para relawannya.

S – artinya, swasembada pangan. Masyarakat, kata dia, perlu kecukupan pangan.

A – artinya, agama yang berbudaya. Semua warga Malaka harus bisa menjunjung tinggi budaya dan agama.

K – artinya, kualitas atau kompetensi. Menempatkan orang sesuai kemampuanya.

T – artinya, tata kelola baik birokrasi maupun tata ruang.

Lalu, I – artinya infratruktur yang berkeadilan.

Terpantau, masyarakat Aintasi menyambut kedatangan Simon Nahak dan Kim Taolin bersama rombongan relawan dengan antusias.

“Kami merindukan pemimpin yang berbudaya luhur tinggi khas Malaka Sabete-Saladi yang tahu tata krama saling menghormati. Kami masyarakat kecil hanya butuh itu saja karena kami cukup makan, tapi kami kurang dihargai sebagai rakyat kecil,” tutur Elisabeth Hoar, seorang warga Aintasi.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Kim Taolin Malaka Simon Nahak
Previous ArticleSambangi Tim Keluarga di Aintasi, Paket SAKTI Berjanji akan Bangun Kantor Pemerintahan
Next Article RUU HIP Mencabik-cabik Pancasila, Begini Analisisnya

Related Posts

PAN Manggarai Gelar Muscab, Yosef Hasmi Dorong Kader Kuasai Ruang Digital

30 Mei 2026

Bawaslu Manggarai Gandeng Mahasiswa Konsolidasi Demokrasi di Tengah Ancaman Politik Uang dan Hoaks

28 Mei 2026

Dinas PUPR NTT Keruk Sedimen dan Normalisasi Sungai di Malaka Pascabanjir

30 April 2026
Terkini

100 Siswa di Golo Mori Ikut Program Generasi Sehat Peringati Hari Anak Nasional

23 Juli 2026

40 Peserta Kwarcab Pramuka Manggarai Barat Ikut Jambore Daerah NTT X dan Jambore Nasional XII 2026

23 Juli 2026

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.