Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Penjual Pusaka Merah Delima di Nagekeo Ditangkap Polisi
HUKUM DAN KEAMANAN

Penjual Pusaka Merah Delima di Nagekeo Ditangkap Polisi

By Redaksi7 Agustus 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Maya Indri Cahyani, saat melaporkan Jumiara, penjual mustika Merah Delima palsu ke Mapolres Nagekeo. (Foto: Patrick/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Berniat hendak menjual mustika “Merah Delima”, wanita di Nagekeo malah kena batunya.

Aparat Kepolisian Resort Nagekeo membekuknya, Kamis (06/08/2020), saat hendak menjual barang pusaka Merah Delima, di Desa Marapokot, Kabupaten Nagekeo.

Penjual itu bernama Jumiara (45), seorang wanita asal Pulau Jampea, Provinsi Sulawesi Selatan.

Ditemui VoxNtt.com di Mapolres Nagekeo, sebelum diperiksa polisi, Jumiara mengatakan benda yang akan dijualnya itu memiliki kesaktian seperti dapat menyembuhkan penyakit, sebagai pelaris dan ilmu kebal.

Kisah ditangkapnya penjual batu Merah Delima ini bermula saat Maya Indri Cahyani, wanita berparas cantik asal Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat berniat bertemu Jumiara.

Maya datang untuk melakukan pembuktian keaslian mustika Merah Delima sekaligus melakukan tansaksi pembayaran pembelian pusaka itu seharga Rp 50 Juta.

Tak disangka Jumiara, diam-diam Maya rupanya ikut menyertakan seorang anggota Polisi berpakaian bebas dalam pertemuan itu.

Maya yang mengaku teman dekat Kapolres Nagekeo ini rupanya telah terdahulu menaruh curiga terhadap gerak gerik Jumiara.

Menurut Maya, selain karena Jumiara memiliki tiga orang suami, tak ada satupun identitas diri tentang Jumiara yang bisa dibuktikan kepadanya.

Maya Indri Cahyani sendiri sebelumnya telah terlanjur menyerahkan uang pelicin kepada Jumiara yang diserahkan melalui seorang saudaranya sebanyak 5 kali transaksi tunai. Totalnya mencapai Rp 15 Juta.

Namun, saat melakukan proses pembuktian, rupanya adegan pembuktian yang dilakukan Jumiara ternyata hanya modus penipuan semata.

Maya Indri Cahyani, saat melaporkan Jumiara, penjual mustika Merah Delima palsu ke Mapolres Nagekeo. (Foto: Patrick/Vox NTT)

Tangan Jumiara kedapatan ikut memasukan pewarna tekstil bersamaan dengan mustika Merah Delima ke dalam botol air mineral untuk mendapatkan efek merah. Efek itu seperti layaknya pembuktian Merah Delima.

Merasa sedang ditipu Jumiara, Maya yang dibantu Polisi pun segera mengadukan dugaan penipuan ini ke Mapolres Nagekeo pada keesokan harinya, Jumat (07/08/ 2020).

Agar tak ada korban lainnya, kepada VoxNtt.com, Maya meminta agar kasus penipuan berkedok penjualan barang antik ini tetap dilanjutkan hingga ke Pengadilan.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Nagekeo Polres Nagekeo
Previous ArticleAnggota DPRD PAW Kristoforus Rin Duka Dilantik
Next Article Terkait Polemik Pemprov dengan Fraksi DSP, BK DPRD Segera Gelar Sidang Laporan

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

Dapur MBG Gako Dihentikan karena Berdiri di Atas Tanah yang Telah Diserahkan ke Pemda

3 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.