Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Melihat Kejanggalan Bunuh Diri Remaja di Nangaroro Nagekeo
HUKUM DAN KEAMANAN

Melihat Kejanggalan Bunuh Diri Remaja di Nangaroro Nagekeo

By Redaksi10 Agustus 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga sedang mengevakuasi korban gantung diri di Nangaroro (Foto: Informan
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Rabu 5 Agustus 2020, masyarakat Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki remaja. Usianya diperkirakan 19 tahun.

Ia tergantung pada seutas tali di dapur rumah Dinas Camat Nangaroro, Gaspar Taka.

Kasus bunuh diri memang sangat langka terjadi di Nagekeo, makanya masyarakat setempat geger.

Remaja pria itu diketahui baru tamat di salah satu SMKN di wilayah Kabupaten Nagekeo.

Informasi yang diperoleh VoxNtt.com, malam terkahir sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat dicari oleh dua orang penghuni rumah.

Dua orang itu mencari ke beberapa tempat seperti di rumah pacar korban, di Vila Wodopumbu dan di rumah ibunya di Aegela.

Baca Juga: Breaking News: Remaja di Nagekeo Tewas Gantung Diri

Orang terakhir yang melihat korban adalah Ibu Lina Mere, pemilik kios di dekat Gereja St. Martinus Nangaroro. Saat itu korban membeli rokok, mie dan telur.

Menurut Lina, korban datang bersama seorang temannya menggunakan sepeda motor, sekitar pukul 23.00 Wita, Selasa 4 Agustus 2020.

Namun, karena sepeda motor yang diparkir korban di tempat gelap, Ibu Lina kesulitan mengenali siapa temannya itu dan jenis sepeda motor yang digunakan.

Kasat Reskrim Polres Nagekeo IPTU Mahdi Dejan Ibrahim mengatakan, saat ini Polisi terus melakukan upaya penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Meski memang berdasarkan petunjuk awal, Polisi belum menemukan indikasi kekerasan terhadap tubuh korban. Namun tidak menutup kemungkinan Polisi akan membongkar makam korban untuk melakukan otopsi bila ada petunjuk-petunjuk yang mengarah kepada kekerasan.

Dari foto-foto dan keterangan hasil wawancara VoxNtt.com dengan pihak-pihak terkait diduga kuat kematian korban masih belum mengarah pada kejadian murni bunuh diri.

Pasalnya, berdasarkan keterangan keluarga korban dan pihak-pihak yang disebutkan pernah terlibat dengan korban sebelum meninggal, terdapat beberapa kejanggalan.

Itu seperti kaki korban saat ditemukan tetap berdiri di atas tanah, tidak ada urin, dan sperma atau tinta di celana korban. Kemudian simpul tali yang tak erat mengikat leher korban. Apalagi keluarga korban melalui Gaspar Taka, sudah terlanjur menolak permintaan petugas Kepolisian untuk melakukan otopsi.

Meski bagitu, Camat Nangaroro, Gaspar Taka yang juga penghuni rumah di mana korban ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri, mengatakan telah mengikhlaskan kematiannya. Gaspar menganggapnya sebagai ajal.

Menurut dia, korban adalah anak yang sopan, rajin dan penurut. Gaspar pun mengaku tak pernah berlaku kasar terhadap korban.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Nagekeo Polres Nagekeo
Previous ArticleKepala BMKG Alor Enggan Berkomentar
Next Article Desain Logo HUT RI ke-75 Mirip Salib, Dewan Syariah Kota Surakarta Protes

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

Dapur MBG Gako Dihentikan karena Berdiri di Atas Tanah yang Telah Diserahkan ke Pemda

3 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.