Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»PLN Bantu Kelompok Tani Kelor di Kupang Barat
Regional NTT

PLN Bantu Kelompok Tani Kelor di Kupang Barat

By Redaksi11 Agustus 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
PLN saat memberikan bantua 2 rumah pengeringan kelor di Desa Oematnunu, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oelamasi, Vox NTT- PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT memberikan bantuan sebanyak 2 rumah pengeringan kelor dan sumur bor untuk Kelompok Tani Kelor Boneana di Desa Oematnunu, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh General Manager PLN UIW NTT, Jatmiko kepada Kepala Kelompok Tani Kelor Boneana, Senin (10/08/2020) kemarin.

Jatmiko  berharap bantuan itu dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kelor oleh masyarakat Desa Oematnunu.

“Sinergi yang baik bersama Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) NTT, PLN siap mendukung pengelolaan kelor yang merupakan salah satu indentitas NTT dengan semboyan kelor adalah NTT, NTT adalah kelor,”  ucapnya.

Sementara, Kabinda NTT Adrianus S. A. Nugroho menyampaikan  terima kasih atas kepedulian PLN yang luar biasa untuk kelompok petani kelor.

Menurut dia, kelor NTT merupakan kelor terbaik kedua di dunia setelah Spanyol.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat bahkan mendukung pemasaran hasil olahan kelor seperti teh kelor, kopi kelor, dan lainnya berbahan daun kelor. Hasil olahan kelor tersebut dipasarkan di tempat-tempat wisata di NTT.

“Kami berharap dapat menciptakan nilai ekonomi bagi para petani dan menjadi contoh bagi petani kelor lainnya,” kata Nugroho.

Ketua Kelompok Tani Boneana Abraham Koeslulat juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada PLN atas kepeduliannya terhadap petani kelor.

“Dengan bantuan 2 buah rumah pengering kelor dan 1 buah sumur bor lengkap dengan instalasi air untuk menyiram pohon kelor, sehingga meningkatkan pendapatan kami,”  katanya.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Kabupaten Kupang
Previous ArticleSelain Sumba Timur, Ketua DPC Hanura Belu Juga Undur Diri
Next Article Teladan Toleransi di Kampung Wolo Oja Ende

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.