Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Seorang Nelayan Jatuh di Laut Selatan Timor Malaka
HUKUM DAN KEAMANAN

Seorang Nelayan Jatuh di Laut Selatan Timor Malaka

By Redaksi19 Agustus 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu spot di pantai selatan Timor
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Seorang nelayan tradisional bernama Yohanes Seran, dikabarkan jatuh tergelincir dari atas perahu di laut lepas pantai selatan Timor, Rabu (19/08/2020).

Informasi tersebut diperoleh dari Tagana Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Malaka.

Yohanes jatuh dari atas perahu sekitar pukul 03.00 Wita. Di atas perahu tersebut ada juga 3 rekannya yang tidak sempat menyelematkan Yohanes.

Dari 3 rekannya tersebut, informasi jatuhnya Yohanes didapatkan oleh tim Tagana.

Yohanes sendiri berasal dari Dusun Marobo, Desa Bereliku, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka. Hingga kini korban belum ditemukan dan masih dalam upaya pencarian tim Tagana.

Peristiwa ini menambah korban ganasnya laut selatan Timor khususnya di Kabupaten Malaka.

Hingga kini sudah ada 3 orang korban jiwa dari ganasnya arus ombak laut selatan Timor.

Juni lalu, korban pertama berasal dari Umatoos, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka.

Korban tersebut tenggelam dan terbawa arus dari Hasan Abudenok dan ditemukan tak bernyawa di Pantai Taberek, kecamatan Wewiku.

Lalu pada Juli lalu, dua warga Desa Rabasa Haerain, kecamatan Malaka barat, menghilang di Pantai Beiseuk.

Mereka masing-masing ditemukan tak bernyawa di pantai sekitaran Wewiku dan satunya di Kotolin, TTS.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Malaka
Previous ArticleBesipae, Penjajahan di Tengah Kemeriahan HUT Kemerdekaan RI ke-75
Next Article Saksi BNN Sebut Ada Kiriman Sabu-sabu untuk Jokowi

Related Posts

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026
Terkini

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.