Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Breaking News: Tiga Kakak Beradik di Ende Meninggal Dunia di Sumur
HUKUM DAN KEAMANAN

Breaking News: Tiga Kakak Beradik di Ende Meninggal Dunia di Sumur

By Redaksi17 Oktober 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Peristiwa naas menimpah Benyamin Senario (35), Bambang Nur Mandiri (31) dan Donatus Jaga Lau (23), tiga kaka beradik di Dusun Anaranda 2 (Dua), Desa Mautenda, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende pada Sabtu (17/10/2020) sekitar Pukul 10.30 Wita.

Dikabarkan, ketiga kakak adik kandung tersebut tewas di dalam sumur kedalaman sekitar 15 meter. Sumur itu sementara proses penggalian.

Menurut laporan polisi, peristiwa itu terjadi ketika Bambang hendak naik dari dalam sumur tanpa menggunakan tangga. Saat ia merangkak naik lewat dinding-dinding sumur, tiba-tiba ia terjatuh.

Sementara, Benyamin yang saat itu juga turun ingin membantu Bambang, tiba-tiba jatuh dari pertengahan sumur.

“Kemudian datanglah Donatus dan Ferdinandus Rika (26) yang ingin membantu juga sama-sama terjatuh,” tulis Kasat Reskrim Polres Ende AKP Lorensius dalam keterangannya, Sabtu sore.

Ia menyatakan nyawa ketiga kaka beradik (Benyamin, Bambang dan Donatus) tidak dapat tertolong. Sementara Ferdinandus kini sedang di rawat oleh medis di Puskesmas Welamosa.

“Kemudian 15 menit kemudian warga dan polisi datang menolong para korban. Ketiga korban tersebut mengalami kecelakaan saat bekerja,” katanya.

Mengenai peristiwa naas yang menimpa ketiga korban tersebut dibenarkan Kepala Desa Mautenda Yohanes Seko Pedi melalui sambungan telepon.

Kata Yohanes, ketiga korban tersebut ialah kakak adik kandung. Mereka bersama-sama menggali sumur milik almarhum Benyamin, di Dusun Mautenda 2 (dua).

“Awalnya, Bambang ini jatuh lalu kakaknya (Benyamin) mau bantu tapi jatuh juga. Lalu adiknya dan saudara mereka turun pakai tali tapi jatuh juga. Satu orang kepala bocor, masih dirawat,” kata Kades Yohanes.

Ia menyebutkan, dalam sumur terdapat air sedalam kurang lebih satu setengah meter. Hanya satu warga yang saat ini masih dirawat. Sementara tiga orang tidak tertolong,” tutur dia.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleKisah Berkenalan dengan Golkar, Partai Beringin yang Tak Kenal Musim Gugur
Next Article Cerita Anak Negeri- Antologi Puisi Yonsi Yopador

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Penyidik Polresta Kupang Dinilai Tak Berani Periksa Tim SPPG Polda NTT

3 Maret 2026

Polres Manggarai Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dan Kekerasan di Langke Rembong

2 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.