Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Hanya Kabupaten Sabu Raijua di NTT yang Belum Tersentuh Covid-19
KESEHATAN

Hanya Kabupaten Sabu Raijua di NTT yang Belum Tersentuh Covid-19

By Redaksi21 Oktober 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dominikus Minggu Mere saat memberikan keterangan pers di kantor Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Sabtu, 20 Juni 2020 ( Foto: Tarsi Salmon/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Vox NTT- Wabah Covid-19 sudah merambah hampir seluruh kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Hingga kini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat, hanya Kabupaten Sabu Raijua di Provinsi NTT yang belum tersentuh virus mematikan tersebut.

“Hanya satu dari 22 kabupaten/kota di NTT yang hingga saat ini belum memiliki kasus positif Covid-19 yaitu Kabupaten Sabu Raijua,” kata Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dominikus Mere di Kupang, Rabu (21/10/2020), sebagaimana dilansir Antara.

Dia berharap, masyarakat Sabu Raijua tetap melaksanakan protokol kesehatan secara teratur, agar daerah itu tetap bisa dipertahankan sebagai daerah bebas Covid-19.

Per 21 Oktober 2020, data pasien positif Covid-19 di provinsi kepulauan itu mencapai 605 orang.

Dari jumlah tersebut, yang sudah dinyatakan sembuh dari paparan virus corona jenis baru itu sebanyak 418 orang. Kemudian 7 orang meninggal dunia.

Sedangkan pasien yang masih dalam perawatan medis dan karantina mencapai 180 orang.

Sumber: Antara Sumsel
Editor: Ardy Abba

Manggarai Virus Corona
Previous ArticleKPU Belu Evaluasi Kampanye Pilkada 2020
Next Article BKH Mengajak Pemuda Mabar Pilih Pemimpin yang Mampu Merawat Kebhinekaan Indonesia

Related Posts

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026
Terkini

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.