Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Jaga Situasi Keamanan di TTU, Pendukung Paket Desa Sejahtera Diminta Tidak Gelar Pawai
Pilkada

Jaga Situasi Keamanan di TTU, Pendukung Paket Desa Sejahtera Diminta Tidak Gelar Pawai

By Redaksi12 Desember 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Cabup dari paket Desa Sejahtera Juandi David sementara berdialog dengan Dir Samapta Polda NTT dan Kapolres TTU AKBP Nelson Felipe Dias Quintas di kediaman pribadi yang juga sekretariat pemenangan, Jumat, 11 Desember 2020 (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Para pendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati TTU Juandi David dan Eusabius Binsasi diminta tidak menggelar pawai.

Selain itu, kegiatan lain yang mengumpulkan massa dalam jumlah banyak juga diminta untuk tidak dilakukan.

Meskipun memang paslon yang mengusung tagline Desa Sejahtera itu saat ini menempati urutan pertama perolehan suara terbanyak dalam Pemilukada TTU pada Rabu, 9 Desber 2020 lalu.

Permintaan tersebut disampaikan agar menjaga situasi keamanan di Kabupaten TTU. Terutama untuk mencegah terjadinya bentrok antarmassa pendukung paslon cabup-cawabup.

Hal itu ditegaskan oleh Kapolres TTU AKBP Nelson Felipe Dias Quintas saat mendampingi Dir Sampta Polda NTT ketika melakukan kunjungan ke sekretariat pemenangan paket Desa Sejahtera, Jumat (11/12/2020).

AKBP Nelson mengaku dari paket Desa Sejahtera sempat mengajukan surat permohonan izin untuk melakukan pawai.

Namun pihaknya tidak mengabulkan permintaan tersebut demi menjaga situasi keamanan tetap kondusif pasca Pilkada.

“Memang sempat ada surat masuk untuk mau pawai tapi kita tidak izinkan karena takutnya bisa terjadi bentrok dengan massa pendukung dari paket lain,” tegas AKBP Nelson.

Eusabius Binsasi, cawabup paket Desa Sejahtera kepada VoxNtt.com mengaku pihaknya menyanggupi imbauan dari pihak kepolisian tersebut.

Ia dan cabup Juandi David pun sudah mengimbau seluruh pendukung agar tidak menggelar pawai atau kegiatan lainnya yang mengumpulkan massa dalam jumlah banyak sesuai permintaan aparat keamanan.

“Selain untuk menjaga situasi keamanan, kita mengimbau untuk tidak gelar pawai karena dari pemerintah juga sudah mengeluarkan aturan untuk larangan berkumpul dalam jumlah banyak,” tandas mantan Dirjen Bimas Katolik tersebut.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

TTU
Previous ArticleJelang Natal, Warga Desa Persiapan Compang Wotol Bersihkan Jalan
Next Article Cerpen: Sapu Tangan Putih

Related Posts

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

PAN Manggarai Gelar Muscab, Yosef Hasmi Dorong Kader Kuasai Ruang Digital

30 Mei 2026

Bawaslu Manggarai Gandeng Mahasiswa Konsolidasi Demokrasi di Tengah Ancaman Politik Uang dan Hoaks

28 Mei 2026
Terkini

Manggarai Timur Hadapi Lonjakan Bunuh Diri, Dinas Sebut Peran Ayah Perlu Diperkuat

2 Juli 2026

Masyarakat Harus Gunakan Lahan untuk Porang, Bukan untuk Tambang

1 Juli 2026

Reses di Manggarai Timur, Siena Katarina Bantu Pembangunan Gereja Stasi Bangka Jari

1 Juli 2026

Satreskrim Polres Mabar Selesaikan Kasus Penipuan Wisatawan Malaysia lewat Restorative Justice

1 Juli 2026

Puluhan Tahun Bertaruh Nyawa, DPRD Desak Jembatan Permanen di Wae Musur

30 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.