Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»INTERNASIONAL»Ratusan Warga Israel Terinfeksi Covid-19 Setelah Disuntik Vaksin Pfizer, Begini Alasan Ahli
INTERNASIONAL

Ratusan Warga Israel Terinfeksi Covid-19 Setelah Disuntik Vaksin Pfizer, Begini Alasan Ahli

By Redaksi4 Januari 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Vaksin Pfizer-BionTech (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Vox NTT- Vaksin Pfizer-BionTech buatan Amerika Serikat ternyata tidak memberikan kekebalan langsung terhadap virus Corona baru. Buktinya, lebih dari dua ratus warga Israel didiagnosis terinfeksi Covid-19 setelah beberapa hari disuntik vaksin ini.

“Jumlah mereka yang tertular Covid-19 meski sudah divaksinasi sekitar 240 orang,” demikian data dari Channel 13 News yang dikutip Russia Today dalam Sindonewscom, Sabtu (02/01/2020).

Baca Juga: Setelah Disuntik Vaksin Pfizer, Ratusan Warga Israel Terinfeksi Covid-19

Padahal, vaksin Pfizer-BioNTech diandalkan oleh otoritas kesehatan Israel, tidak mengandung virus Corona dan tidak dapat menginfeksi penerima. Sayangnya, dibutuhkan waktu bagi kode genetik dalam vaksin itu untuk melatih sistem kekebalan tubuh guna mengenali dan menyerang penyakit.

Peristiwa 240 warga Israel terkonfirmasi positif Covid-19 setelah disuntik Vaksin Pfizer-BionTech sebenarnya mengulang kasus Matthew W, seorang perawat dari San Diego, Amerika Serikat.

Matthew W juga dinyatakan positif Covid-19 padahal sudah lebih dari sepekan disuntik vaksin Pfizer.

Spesialis penyakit menular dari Pusat Kesehatan Keluarga San Diego Christian Ramers menerangkan, hasil tersebut sudah diduga.

“Ini sudah diduga. Jika Anda menghitung angkanya, ini persisnya yang kami perkirakan terjadi jika seseorang terekspos,” kata Ramers kepada US News dalam Tempoco.

Ramers mencatat ada kemungkinan Matthew terinfeksi sebelum menerima vaksin, dan gejala muncul setelah dia divaksinasi.

“Kami tahu dari uji klinis vaksin bahwa akan memakan waktu sekitar 10 hingga 14 hari bagi Anda untuk mulai mengembangkan perlindungan dengan vaksin itu,” tutur dia.

Saat itu, Matthew juga hanya menerima satu dosis vaksin. Vaksin Pfizer terdiri dari dua vaksin terpisah, yang akan diberikan secara intramuskular dengan jarak tiga minggu.

Dokumen yang dikeluarkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC) menunjukkan satu dosis vaksin Pfizer menghasilkan tingkat kemanjuran rata-rata 88,9 persen untuk mencegah infeksi.

Peneliti mencatat bahwa kurangnya data yang tersedia untuk hasil dengan peserta yang hanya menerima satu dosis vaksin tidak dapat mendukung kesimpulan tentang kemanjuran satu dosis vaksin.

Hal itu dikarenakan sebagian besar peserta dalam uji klinis menerima kedua dosis tersebut.

Ramers mengatakan, tingkat kemanjuran setelah dosis pertama vaksin kemungkinan besar sekitar 50 persen, dan dosis kedua menghasilkan kemanjuran 95 persen yang lebih kuat melawan virus.

“Anda mendengar praktisi kesehatan sangat optimistis tentang ini, dan menjadi awal untuk pandemi berakhir. Tetapi ini akan berjalan lambat, berminggu-minggu hingga berbulan-bulan saat kami meluncurkan vaksin,” ujar Ramers. (VoN)

internasional Virus Corona
Previous ArticlePentingnya Peran Orangtua Selama Proses Belajar Daring
Next Article DPD NasDem Mabar Belum Kantongi Nama Ketua DPRD

Related Posts

Dukung Sentra Vaksin Serviam, Hipmi Mabar: Labuan Bajo Menuju Kebangkitan Ekonomi

8 Juli 2022

“Wisata Vaksin” di Labuan Bajo, 6000 Dosis akan Menyasar Seluruh Elemen Masyarakat

7 Juli 2022

Dubes Indonesia untuk Zimbabwe dan Zambia Tatap Muka dengan Warga Indonesia

22 April 2022
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.