Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»69 Tenaga Kesehatan di Manggarai Terpapar Corona, Terbanyak di Dinkes dan Puskesmas Bangka Kenda
KESEHATAN

69 Tenaga Kesehatan di Manggarai Terpapar Corona, Terbanyak di Dinkes dan Puskesmas Bangka Kenda

By Redaksi16 Januari 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai terus melakukan SWAB Rapid Antigen dan SWAB PCR terhadap tenaga kesehatan (Nakes) di daerah itu.

Pemeriksaan terhadap Nakes, selain untuk memutus rantai penularan Covid-19, juga dimaksudkan untuk memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) dan Nakes yang memberikan pelayanan kepada masyarakat aman dari penularan virus tersebut.

“Satgas C19 secara periodik dan terjadwal melakukan pemeriksaan Swab Rapid Antigen kepada seluruh tenaga kesehatan (Nakes) sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan dan garda terdepan dalam memerangi Virus Sars Cov-2 yang sedang mewabah di Kabupaten Manggarai,” jelas Jubir Satgas Lodovikus D Moa, Sabtu pagi.

Hingga Sabtu (16/01/2021), Satgas telah menjangkau delapan dari 23 fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) yang tersebar di seluruh Manggarai. Dari 800 Nakes yang menjalani pemeriksaan, terdapat 69 orang terpapar Covid-19.

Ada pun rinciannya, yakni 22 orang di Dinas Kesehatan, 9 orang di Puskesmas Lao, 9 orang di Puskesmas Kota, 3 orang di Puskesmas Timung, 4 orang di Puskesmas Watu Alo, 15 orang di Puskesmas Bangka Kenda, dan 7 orang di RSUD dr. Ben Mboi.

Pihak keluarga dan segenap masyarakat Manggarai yang memiliki riwayat kontak langsung dengan orang-orang yang terpapar diminta untuk melaporkan diri ke Satgas dalam waktu 1×24 jam agar bisa ditangani secepatnya.

Penulis: Igen Padur
Editor: Yohanes

Manggarai Virus Corona
Previous ArticleKlarifikasi Keuskupan Ruteng terkait Polemik PLTMH Wae Leming Rego
Next Article Satu Lagi Tersangka Kasus Jual Beli Tanah Keranga Tiba di Kupang

Related Posts

Keluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

6 September 2026

Pegadaian Bantu Renovasi SD Negeri 1 Reo yang Rusak akibat Gempa

5 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026
Terkini

Pemkab Manggarai Barat Terima Dana CSR dari Bank NTT

15 September 2026

Ketua DPW NasDem NTT Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Manggarai Raya

15 September 2026

Tokoh Muda Batu Tiga Pastikan Dukung Arfandi di Pilkades 2026

15 September 2026

Kafegama dan JPIC OFM Tuntaskan Distribusi 1.265 Paket Bantuan di Sambi Rampas Manggarai Timur

15 September 2026

Desil, Data, dan Keadilan

15 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.