Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»PMKRI Ruteng Gelar MPAB di Kota Jajakan Labuan Bajo
MAHASISWA

PMKRI Ruteng Gelar MPAB di Kota Jajakan Labuan Bajo

By Redaksi20 Januari 20213 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kegiatan pembukaan MPAB PMKRI Ruteng di kota jajakan Labuan Bajo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng St. Agustinus menggelar kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) di Perkampungan Rangat, Desa Wae Lolos, Kabupaten Manggarai Barat, Senin (18/01/2021).

Kegiatan MPAB tersebut diperuntukkan bagi PMKRI kota jajakan Labuan Bajo dan PMKRI Cabang Ruteng. MPAB bertujuan untuk memperkenalkan kepada anggota baru tentang organisasi kemahasiswaan katolik itu.

Kegiatan yang berlangsung selama sepekan tersebut diikuti oleh 67 peserta yang datang dari empat kampus, yakni kampus Politeknik eLBajo, Unika St. Paulus Ruteng, STIE Karya Ruteng dan STIPAS St. Sirilus Ruteng.

Ketua PMKRI Cabang Ruteng Hendrikus Mandela menjelaskan, kegiatan MPAB tersebut merupakan wujud komitmen dari PMKRI Cabang Ruteng sebagai cabang pendamping PMKRI kota jajakan Labuan Bajo.

Ia mengisahkan, PMKRI Cabang Ruteng sudah mengusulkan PMKRI kota jajakan Labuan Bajo pada kegiatan MPA ke-30 di Ambon pada pertengahan Februari 2020 lalu.

PMKRI Ruteng kala itu sudah mempresentasikan di hadapan forum MPA PMKRI tentang alasan di balik rencana tersebut.

Salah satunya yakni untuk mewadahi mahasiswa di Politeknik Labuan Bajo dalam upaya pengembangan skill dan pemupukan karakter, serta materi tentang keorganisasian.

Kala itu lanjut Mandela, forum MPA  sudah menyepakati rencana PMKRI Cabang Ruteng untuk menghadirkan PMKRI di Labuan Bajo.

“Sebagai cabang pendamping, PMKRI Cabang Ruteng punya tanggung jawab moril untuk memastikan proses kaderisasi di kota jajakan berjalan dengan baik. Namun, itu bisa terwujud manakala semangat dari teman-teman dari Labuan Bajo yang bergabung tidak pasang surut,” ujar Mandela.

Ia kemudian mengharapkan mahasiswa di Labuan Bajo agar bersama-sama menjaga komitmen tersebut. Dengan begitu, maka kaderisasi di kota jajakan Labuan Bajo tidak mengalami kendala.

Sementara itu, Presidium Pengembangan Organisasi Pengurus Pusat (PPO PP) PMKRI Ewaldus Bole menyampaikan apresiasi kepada PMKRI Cabang Ruteng atas komitmen yang telah disampaikan pada momentum MPA PMKRI di Ambon.

“Hari ini membuktikan teman-teman menjalankan komitmen itu dengan melaksanakan kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru di kota jajakan,” jelas mantan ketua PMKRI Surabaya itu.

Sebagai perwakilan PP PMKRI, Ewaldus mengharapkan agar setelah dilangsungkannya kegiatan MPAB, maka sesegera mungkin melaksanakan kegiatan Masa Bimbingan (Mabim).

“Sehingga pada akhirnya nanti kita (PP PMKRI) bisa menerima laporan untuk diterbitkan SK kenaikan status dari kota jajakan ke calon cabang sehingga tahun 2022 di Samarinda bisa ditetapkan menjadi cabang,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa masa berlaku kota jajakan hanya dua tahun. Itu artinya, jika dalam durasi waktu dua tahun sejak diusulkan menjadi kota jajakan tidak menjalankan proses kaderisasi, maka harus diajukan lagi menjadi kota jajakan.

“Saya bersyukur teman-teman sudah mempertimbangkan soal itu semua dengan mengadakan kaderisasi seperti sekarang ini,” pungkas Ewaldus.

Ia pun mengharapkan agar ada komitmen PMKRI Cabang Ruteng, PP PMKRI serta Forkoma PMKRI Mabar untuk menghadirkan organisasi kemahasiswaan katolik itu di Labuan Bajo. Diharapkan pula hal ini menjadi komitmen peserta MPAB dari kota ujung barat Pulau Flores itu.

Penulis: Igen Padur
Editor: Ardy Abba

Manggarai PMKRI PMKRI Ruteng
Previous ArticleAda Tersangka Baru dalam Kasus Dugaan Pengalihan Aset Tanah di Labuan Bajo
Next Article Bertambah Satu, Pasien Meninggal Akibat Covid-19 di Belu Sudah 7 Orang

Related Posts

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Spesialis Tendang Bebas Jeims Moa Antar Desa Pinggang FC Raih Podium Dua di Turnamen U15 Kecamatan Cibal

2 Agustus 2026

Dua Rumah di Reok Barat Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

2 Agustus 2026
Terkini

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.