Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Diduga Terjangkit Virus Corona, Pasien di Malaka Meninggal
KESEHATAN

Diduga Terjangkit Virus Corona, Pasien di Malaka Meninggal

By Redaksi21 Januari 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- MML, salah satu pasien asal RT 01, RW 01, Halimalaka B, Desa Rabasa Haerain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka meninggal dunia di Rumah Sakit Penyangga Perbatasan (RSPP) Betun, Rabu (20/01/2021).

Wanita berumur 70 tahun itu diduga meninggal karena terjangkit virus Corona atau Covid-19. 

Informasi yang diperoleh VoxNtt.com, MML dikuburkan di Atambua atas permintaan keluarganya. 

Direktris RSPP Betun, dr. Oktelin Kaswadie saat dihubungi VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp pasien tersebut ber-KTP Malaka dan dikuburkan di Atambua.

“Tidak benar… pasien memang dikuburkan di Belu tapi asal pasien dari Malaka. Keluarganya yang minta dikuburkan di Belu. Pasien masuk kemarin,” kata dr. Oktelin Kaswadie, Rabu malam.

Oktelin mengatakan, pasien masih diduga terpapar Covid-19 karena baru dengan pemeriksaan Swab antigen yang memang hasilnya positif. 

Pihaknya masih menunggu hasil Swab PCR yang dikirim ke RSUD Prof. W.Z Johannes Kupang.

“Keluarganya mungkin banyak di Belu dan  minta dimakamkan di Belu,” tutup dr. Oktelin.

Terpisah, Koordinator Bidang Penanganan Jenazah Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu Vincent K. Laka yang dikonfirmasi  membenarkan adanya satu pasien yang diduga terpapar Covid-19 asal Belu yang meninggal di RSPP Betun.

“Iya, meninggal tadi sore dan kami sementara siapkan pemakaman jenazah,” katanya melalui pesan WhatsApp.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Malaka Virus Corona
Previous ArticleINI dan IPPAT Prihatin atas Penetapan Notaris Theresia Koro Jadi Tersangka
Next Article Positif Covid-19, Pimpinan BRI Kefamenanu Jalani Karantina Mandiri

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

NTT Dapat 7 Dokter Spesialis di Batch Ketiga, Pemprov Siapkan Skema Penempatan dan Dukungan Pengabdian

27 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.