Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Usai Pilkada, Sampah di Kota Betun Tidak Diurus
Regional NTT

Usai Pilkada, Sampah di Kota Betun Tidak Diurus

By Redaksi5 Februari 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tumpukan sampah di samping Toko Cinta Damai, Kota Betun. (Foto: Frido/Vox NTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, VoxNtt.com-Usai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Malaka 9 Desember lalu, sampah di Betun, Ibukota Kabupaten, tak terurus.

Pasalnya, di sejumlah titik terdapat tumpukan sampah yang kian menggunung lalu membusuk.

Pantauan media ini di pusat Kota Betun (Ibukota Kabupaten Malaka), terdapat tumpukan sampah di beberapa titik yang sudah membusuk.

Sampah-sampah tersebut, nampaknya sudah lama tidak dihiraukan oleh petugas kebersihan. Alhasil, sampah-sampah tersebut menggunung lalu menebarkan aroma tak sedap.

Terparah, di Lapangan Umum Kota Betun tepatnya di samping Toko Cinta Damai. Kondisi yang sama juga di dalam Pasar mingguan Betun.

Dinas PUPR Kabupaten Malaka bidang Kebersihan, nampaknya tidak ada upaya untuk mengangkut sampah-sampah busuk itu.

Hal ini meresahkan masyarakat di sekitaran Kota Betun. Marius Boko, anggota DPRD Kabupaten yang berdomisili di Betun ketika dihubungi media ini menyampaikan, harusnya, dinas terkait tidak boleh membiarkan sampah-sampah itu tetap berada di situ.

“Setelah Pilkada, sampah berserakan di kota Betun. Dinas terkait sepertinya lupa akan tugas mereka untuk mengangkut dan membersihkan sampah yang berserakan. Pemerintahan tetap berjalan walaupun Pilkada selesai,” kritik Marius Boko, Kamis (04/02/2021).

Menurut Boko, pemerintah daerah Malaka harus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk segera membereskan masalah sampah.

Musim hujan seperti sekarang, terang Boko rentan terserang penyakit manular seperti muntaber dan demam berdarah.

“Rumah Sakit mau mengurus pasien karena Covid atau pasien penyakit menular lainnya yang disebabkan oleh pencemaran lingkungan akibat sampah yang berserakan?,” ujar Ketua Komisi II DPRD Malaka itu.

Keresahan yang sama juga datang dari Kim Taolin, Wakil Bupati Malaka terpilih. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) itu mengatakan, sampah di Kota Betun sudah sangat banyak dan sepertinya sudah tidak diurus lagi Pemerintahan Daerah Kabupaten Malaka.

“Kota Betun ini sudah penuh dengan sampah. Kemarin saya ke Pasar, di sekitar lapangan umum itu sampah terlalu banyak dan bertumpukan. Mulai menebarkan aroma tak sedap. Ini harus diurus, kalau tidak kita kena penyakit banyak,” kata Kim Taolin kepada media, Kamis (04/02/2021).

Sementara itu, Kabid kebersihan Kabupaten Malaka, Yanuarius Tae belum bisa dihubungi. Pesan WhatsApp yang dikirimkan, belum ada respon darinya.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi

Editor: Boni J

Betun Kim Taolin Malaka Pasar Mingguan Betun Sampah
Previous Article160 Ampul Vaksin Covid-19 di TTU Tak Bisa Digunakan
Next Article Status Kewarganegaraannya Dipersoalkan, Orient Riwu Kore: Saya Warga Negara Indonesia

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.