Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Dispenda NTT Minta Polres Nagekeo Tertibkan Kendaraan Luar Daerah
HUKUM DAN KEAMANAN

Dispenda NTT Minta Polres Nagekeo Tertibkan Kendaraan Luar Daerah

By Redaksi8 Februari 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) UPTD Nagekeo meminta Kepolisian setempat segera melakukan penertiban terhadap kendaraan luar daerah, yang banyak di wilayah itu.

Kepala Seksi Penetapan Dispenda NTT UPTD Nagekeo Leonemsius Sedu kepada VoxNtt.com pada 27 Januari 2021 lalu mengatakan, kendaraan-kendaraan tersebut menjajal jalanan tanpa memberikan kontribusi pendapatan daerah melalui pajak.

Kendaraan-kendaraan tersebut juga dikabarkan ikut mengkonsumsi jatah Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi milik masyarakat NTT.

Berdasarkan temuan VoxNtt.com, kendaraan yang luar daerah banyak dimiliki oleh mulai dari pejabat, DPRD, dan masyarakat biasa.

Paling banyak ditemukan yakni kendaraan dengan nomor polisi wilayah Jakarta (plat B), Surabaya (plat L), Malang (plat N) dan Makassar (plat DD).

Sementara itu, Kepala Urusan pembinaan Operasi Lalulintas Polres Nagekeo Ipda Yosep Tote, Kamis (04/02/2021), mengatakan hingga kini pihaknya masih belum melakukan penindakan terhadap sejumlah kendaraan ber-plat luar NTT. Termasuk kelengkapan lain kendaraan.

Menurut Tote, hal itu dikarenakan adanya instruksi langsung dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Instruksi itu intinya pihak Kepolisian untuk sementara waktu tidak melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas. Hingga kini Sat Lantas Polres Nagekeo masih menunggu instruksi lebih lanjut dari Kapolri.

Tote menambahkan, kendaraan luar yang hendak beroperasi di Nagekeo hanya wajib lapor ke Sat Lantas Polres setempat. Kendaraan-kendaraan tersebut akan bebas beroperasi selama tiga bulan setelah mengantongi surat tanda laporan kendaraan dari Polisi.

Untuk sementara waktu, sambil menunggu instruksi Kapolri yang baru, Polres Nagekeo hanya akan melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas fatal. Itu seperti kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban jiwa.

Tote mengatakan, hingga kini pihaknya masih sebatas memberikan imbauan kepada pemilik kendaraan luar agar segera melakukan mutasi ke wilayah Nagekeo, bila hendak akan digunakan dalam waktu lama.

“Untuk sementara, kita tidak melakukan penindakan tapi kita melakukan sosialisasi kepada pengendara seperti, segera mebenahi kelengkapan kendaraan, melengkapi surat-surat kendaraan dan segera membayar pajak,” kata Tote.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Nagekeo Polres Nagekeo
Previous ArticleMenkumham Segera Terbitkan SK Kehilangan Kewarganegaraan untuk Orient Riwu Kore
Next Article Mobil Wakil Ketua DPRD Nagekeo Tinggalkan Seorang Wanita Tua di Jalan

Related Posts

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026

KPK Diminta Awasi Pengelolaan Dana Bantuan Bencana di Nagekeo

22 Agustus 2026
Terkini

Sheline Lana Tanggung Biaya Sekolah Anak di Wae Ri’i yang Orangtuanya Meninggal Akibat Gempa

26 Agustus 2026

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026

PUPR NTT Verifikasi 300 Rumah Terdampak Gempa di Desa Golo Mendo

26 Agustus 2026

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.