Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Puluhan Hektare Lahan Jagung di Malaka Terendam Banjir
Regional NTT

Puluhan Hektare Lahan Jagung di Malaka Terendam Banjir

By Redaksi27 Februari 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jagung milik warga desa Naimana yang terendam banjir, Sabtu (27/02/2021). (Foto: Frido Umrisu Raebes/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Puluhan hektare lahan jagung milik warga Desa Fahiluka dan Naimana, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka terendam banjir.

Banjir tersebut saat hujan lebat selama enam (6) jam mengguyur Kabupaten Malaka, Sabtu (27/02/2021).

Niko Nahak warga Desa Naimana, Kecamatan Malaka Tengah mengeluhkan kondisi tanaman jagungnya yang terendam banjir.

Akibat terendam banjir, ia memastikan tanaman jagungnya terancam gagal panen pada musim tanam kali ini.

“Tahun ini kami gagal panen. Air sudah rendam jagung di kebun setinggi 40 centimeter. Pasti gagal panen sudah, karena jika terendam begini, otomatis akarnya busuk dan mati,” kata Niko Nahak.

Hal yang sama juga diungkapkan Angela Seuk, warga Desa Naimana, Kecamatan Malaka Tengah.

Angela yang ditemui VoxNtt.com di kebun jagung miliknya menuturkan, banjir terjadi dini hari pada 27 Februari 2021.

Banjir luapkan kali Benenain itu merendam tanaman jagung miliknya yang tinggal dua minggu lagi dipanen.

“Kami capeh percuma. Ini tidak bisa panen lagi. Kami berharap pemerintah segera mengatasi hal ini,” ujar Angela.

Bergeser ke desa Fahiluka, puluhan lahan jagung milik warga terendam banjir. Tidak hanya itu, banjir juga merendam puluhan rumah warga.

Pantauan VoxNtt.com, di setiap bahu jalan di beberapa desa yang terendam banjir tersebut, tidak ada drainase. Hal ini mengakibatkan lahan jagung yang terendam banjir agak lama surut.

Tampak di Desa Fahiluka banyak rumah terendam banjir dan agak lama untuk surut. Terlihat, banyak warga berusaha mengeluarkan air yang sudah masuk sampai ke dalam rumah mereka.

Tidak hanya di Kecamatan Malaka Tengah, banjir juga menerjang Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat. Di sana, terdata ada 150 rumah warga terendam banjir dan juga puluhan hektare lahan pertanian milik warga yang ditanami jagung.

Beruntung bencana banjir tidak memakan korban jiwa. Namun kerugian materil ditaksasi sekitar puluhan juta rupiah.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Bencana NTT Malaka
Previous ArticleGubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah Ditangkap KPK
Next Article Kapolres Manggarai Sumbang Kursi Roda untuk Penyandang Disabilitas

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.