Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Rumah Kakek 83 Tahun di TTU Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Regional NTT

Rumah Kakek 83 Tahun di TTU Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

By Redaksi10 Maret 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Rumah Biatu Koli (83) warga RT 003, RW 003, Desa Motadik, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten TTU hangus terbakar dilahap api, Senin (08/03/2021).

Rumah sosok pria yang sudah lanjut usia itu dikabarkan terbakar sekitar pukul 09.00 Wita.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, api pertama kali muncul dari dapur rumah Kakek Biatu.

Melihat api yang sudah mulai membesar di atap dapur, istri korban langsung mengevakuasi korban yang sementara berada di tempat tidur lantaran sakit.

Atap rumah yang terbuat dari daun gewang ditambah kondisi cuaca menyebabkan api cepat merambat.

Upaya warga dibantu anggota Polsek Biboki Anleu dipimpin Iptu Kristian Kase untuk memadamkan api dengan cara menyiram pun tidk membuahkan hasil.
Akibatnya satu unit rumah tinggal berukuran 8X7 meter, dapur berukuran 4×6 meter, rumah adat berukuran 4×4 meter, serta seluruh isinya ikut hangus terbakar.

Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian materil mencapai Rp80 juta.

Kapolsek Biboki Anleu Iptu Kristian Kase saat dikonfirmasi VoxNtt.com melalui telepon membenarkan adanya kejadian nahas tersebut.

Menurutnya, kejadian tersebut terjadi antara pukul 09.00 Wita hingga 09.30 Wita.

Berdasarkan hasil interogasi dengan seluruh anggota keluarga korban, jelasnya, tidak ada aktivitas masak-memasak di dapur sejak pagi.

Sehingga kuat dugaan kebakaran tersebut diakibatkan oleh korsleting listrik.

“Kami sudah kumpul mereka dan tanya,katanya dari pagi tidak ada masak-memasak di dapur, jadi mereka (keluarga) bilang kemungkinan korsleting listrik,” tuturnya.

Iptu Kristian menjelaskan, korban dan keluarganya saat ini sudah diungsikan
ke rumah salah satu keluarga terdekat.

Pihak Kepolisian Biboki Anleu pun telah berkoordinasi dengan Pemdes Motadik.

Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, jelasnya, Pemdes Motadik diketahui telah mengambil langkah cepat dengan memberikan bantuan bahan makanan.

Selain itu Kepala Desa Motadik pun akan segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Sosial Kabupaten TTU guna penanganan lebih lanjut.

“Pak kepala desa bilang tadi sudah kasih mereka (korban) beras sekitar 40 kg jadi saya bilang ya sudah nanti jadi bilang nanti kalau ada lagi mie, telur dan bantuan lain bisa juga diberikan kepada keluarga korban,” tuturnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

TTU
Previous ArticlePasar Ruteng Kumuh, Pedagang Mengeluh
Next Article Dinilai Tidak Sesuai AD/ART, Demokrat TTU Ancam Polisikan Kader yang Ikut KLB

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.