Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Ada 9 Kasus Lakalantas Terjadi dalam Tiga Bulan, Satlantas Polres TTU Optimalkan Sosialisasi
HUKUM DAN KEAMANAN

Ada 9 Kasus Lakalantas Terjadi dalam Tiga Bulan, Satlantas Polres TTU Optimalkan Sosialisasi

By Redaksi20 Maret 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Lakalantas
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Satlantas Polres TTU mencatat sejak bulan Januari hingga Maret 2021 sudah terjadi kecelakaan lalu lintas sebanyak sembilan (9) kasus.

Dari sembilan kasus lakalantas yang semua korbannya menggunakan kendaraan roda dua tersebut terdapat enam (6) kasus yang korbannya luka berat, dua (2) kasus korbannya luka ringan dan satu (1) kasus lainnya korban diketahui meninggal dunia.

Selain itu juga terdapat kerugian materil yang ditimbulkan dari kejadian tersebut sebesar Rp14,5 juta.

“Dibandingkan dengan tahun lalu jumlah kecelakaan turun sebesar 30%,” jelas Kasat Lantas Polres TTU AKP Firamuddin saat diwawancarai VoxNtt.com, Jumat (19/03/2021).

AKP Firamuddin menjelaskan, kasus kecelakaan tersebut rata-rata terjadi pada malam hari.

Dari sembilan kasus tersebut, jelasnya, penyebab paling tinggi disebabkan faktor cuaca.

Sedangkan sebagian kecil lainnya lantaran pengendara mengendarai motor di bawah pengaruh minuman keras.

“Paling besar itu karena cuaca, sebagian kecil saja yang karena pengaruh minuman keras,” tuturnya.

AKP Firamuddin mengaku saat ini pihaknya tidak melakukan penindakan terhadap pelanggar aturan lalu lintas.

Untuk menekan angka kecelakaan, Satlantas Polres TTU terus mengoptimalkan sosialisasi dan penyuluhan.

Selain itu juga anggota Satlantas Polres TTU terus diterjunkan ke jalan untuk mengatur lalu lintas pada jam-jam tertentu yang diketahui arus lalu lintas cukup padat.

Ia berharap dengan kegiatan yang dilakukan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Timor Tengah Utara.

“Paling banyak kita lakukan sekarang yah patroli-patroli dan pengaturan di jalan, penindakan tidak ada,” ujarnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Polres TTU TTU
Previous ArticleBenny Nurdin Suarakan ‘Gerakan Katakan dengan Buku’ di Manggarai Barat
Next Article DPRD NTT Pasang WiFi Gratis di Marga PMKRI Kota Jajakan Labuan Bajo

Related Posts

Polisi Tahan Calo Trip yang Gelapkan Rp244,2 Juta, 22 Wisatawan Tiongkok Terlantar di Labuan Bajo

14 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026
Terkini

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.