Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Anak 9 Tahun di Mabar Tewas Setelah Terseret Arus Sungai Sejauh 1,6 KM
HUKUM DAN KEAMANAN

Anak 9 Tahun di Mabar Tewas Setelah Terseret Arus Sungai Sejauh 1,6 KM

By Redaksi22 Maret 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi jasad Tio (Foto: Dok. Basarnas Maumere)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Tio, seorang anak berumur 9 tahun terseret arus Sungai Rangga di Desa Kombo, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) pada Sabtu (20/03/2021) pukul 17.00 Wita.

Kejadian bermula saat Tio bersama ibunya menyeberangi jembatan kayu di Sungai Rangga.

Saat menyeberangi jembatan tersebut keduanya terpeleset dan jatuh ke sungai.

Ibu Tio sempat memegang tangan anaknya itu. Nahas arus Sungai Rangga cukup deras. Tio pun terlepas dari genggaman ibunya.

Setelah dua hari melakukan pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya membuahkan hasil. Tio pun ditemukan sejauh 1,6 KM dari tempat ia dan ibunya terjatuh, Minggu (21/03/2021), sekitar pukul 16.05 Wita.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere I Putu Sudayana dalam rilisnya mengatakan, Tio ditemukan oleh Tim SAR dengan kondisi tidak bernyawa.

Setelah ditemukan jasad korban langsung dievakuasi menuju rumah duka.

BACA JUGA: Terseret Arus Sungai, Anak 9 Tahun di Mabar Hilang

Atas penemuan jasad korban, Sudayana menghaturkan rasa terima kasih setinggi-tingginya kepada Tim SAR Gabungan yang telah bekerja keras dan pantang menyerah dalam mencari korban.

“Semoga operasi SAR ini menjadi pahala yang besar di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa,” katanya.

Segenap keluarga besar Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, kata Sudayana, mengucapkan turut berbelasungkawa kepada keluarga korban.

Ia mengharapkan semoga keluarga korban diberi ketabahan dan almarhum Tio diterima di sisi Tuhan.

Penulis: Leo Jehatu
Editor: Ardy Abba

Mabar
Previous ArticleRindu: Antologi Puisi Shastry Angkhur
Next Article Partai Demokrat Regio Manggarai Raya Adakan Doa Bersama dan Konsolidasi

Related Posts

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026
Terkini

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.