Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Rindu: Antologi Puisi Shastry Angkhur
Sastra

Rindu: Antologi Puisi Shastry Angkhur

By Redaksi21 Maret 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Shastry Angkhur
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

*Oleh: Shastry Angkhur

//_Rindu_//

Dalam Rindu……..
Aku ingin kamu bahagia
Aku ingin kamu baik-baik saja
Aku ingin kamu nyaman meski tak di sampingku

Dalam Rindu……..
Biarlah kesunyian malam aku jaga
Aku ingin sendiri
Mengenang mu lewat angan-anganku

Dalam Rindu…….
Lewat angin aku titip salam untukmu pria manis berwajah dingin
Namun tetap menghangatkan

Dalam Rindu……….
Impian untuk memilihmu
Melambai bersama angin malam

Tersangkut di ujung doa
Berharap engkau juga merasakan rinduku

//_Aku_//

Di kala sore dalam penantian ini
jiwa yang begitu bergelora hendak menyambut sosok itu
Di kala pelita memberi penerang bakti untuk sebuah rasa yang mungkin tak berdusta

Aku berharap dengan penuh penantian, yah di sini,,penantian sang kekasih yang tak kunjung datang memberi bahagia

Aku hendak berpikir,,
mungkin kekasihku menunggu waktu untuk datang merangkul dan memeluku erat
dengan bisikan manja di telinga bahwa dia mencariku sampai di ujung penantian.

Penantian dan menunggu sudah lama hingga aku merasa lelah untuk mencarinnya

Alam semesta pun ikut merasa lelah dengan penantian dan mencari sosok bahagiaku
hingga pada akhirnya aku menemukan titik temu bahwa dia sang pelita dalam hidupku
adalah diriku sendiri

Aku begitu bahagia dengan diriku,aku begitu bahagia dengan jalan takdirku
Takdirku memang diperuntukkan untuk berdua dengan makluk ciptaan “TUHAN”
yang saat ini aku sedang menunggu kehadiranNya

Tetapi apalah daya aku hanya bisa terus menunggu, menunggu dan menunggu dalam sebuah penantian
sosok kekasih hati yang kuselingi dalam sepertiga malam.

15 Maret 2021

Penulis adalah petugas kesehatan di Puskesmas Colol, Manggarai Timur

Shastry Angkhur
Previous ArticleTerseret Arus Sungai, Anak 9 Tahun di Mabar Hilang
Next Article Anak 9 Tahun di Mabar Tewas Setelah Terseret Arus Sungai Sejauh 1,6 KM

Related Posts

Elegi Luka Sang Pemaaf

19 April 2026

Tentang Pintu Kiri dan Pintu Kanan di Surga

19 April 2026

Senja di Atas Batu Sisa

13 April 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.