Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Kapolri Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri di Katedral Makassar Bagian dari JAD
HUKUM DAN KEAMANAN

Kapolri Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri di Katedral Makassar Bagian dari JAD

By Redaksi28 Maret 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolri, Jenderal Lystio Sigit Prabowo. (Foto: Kompas.com).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNtt.com-Polri terus berupaya mengungkap jaringan pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makssar, Sulawesi Selatan yang menewaskan dua orang dan melukai 14 orang lainnya pada Minggu (28/03/2021).

Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut, terduga pelaku bom bunuh itu merupakan bagian dari teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Listyo Sigit mengatakan, ada dua pelaku bom bunuh diri yang merupakan bagian dari JAD Sulsel. Salah satunya merupakan laki-laki berinisial L. Sementara satu pelaku lainnya masih diidentifikasi.

Baca: Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Teror Bom di Makassar

“Jadi, mereka (pelaku) adalah bagian dari pengungkapan beberapa waktu lalu, kurang lebih 20 orang kelompok JAD. Mereka bagian dari itu. Inisial serta data-datanya sudah kita cocokan,” ujar Listyo.

Menurut Kapolri Sigit, pelaku bom bunuh diri ini juga terafiliasi dengan teroris yang melakukan bom bunuh diri di Jolo, Filipina, pada 2018 lalu.

Tim Laboratorium Forensik Polri telah melakukan pemeriksaan DNA pelaku dan bisa dipastikan secara ilmiah. “Hari ini untuk inisial pelaku sudah tuntas dan kita sedang kembangkan untuk mencari pelaku dari kelompok lain,” kata Listyo. (Leo Jehatu/sumber; Kompas.com).

Bom bunuh diri Bom Gereja Katedral Makssa JAD Jamaah Ansharut Daulah Listyo Sigit Prabowo
Previous ArticleSikapi Bom di Katedral Makassar, Wali Kota Kupang: Jangan Sebar Rasa Takut
Next Article Diduga Jaringan Teroris Bom Katedral Makassar, Polri Tangkap Empat Orang di Bima

Related Posts

Polisi Tahan Calo Trip yang Gelapkan Rp244,2 Juta, 22 Wisatawan Tiongkok Terlantar di Labuan Bajo

14 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026
Terkini

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026

PUPR NTT Verifikasi 300 Rumah Terdampak Gempa di Desa Golo Mendo

26 Agustus 2026

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.