Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Dikabarkan Hilang Saat Melaut, Nelayan di Kupang Ditemukan Tak Bernyawa
Regional NTT

Dikabarkan Hilang Saat Melaut, Nelayan di Kupang Ditemukan Tak Bernyawa

By Redaksi2 April 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tim Basarnas dibantu para nelayan mengangut Jasad Aji Daud dari Pantai Panmuti menuju rumahnya di Oebelo, Jumat (02/03/2021). (Foto: Ist).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNtt.com-Aji Daud (24), Nelayan asal Kabupaten Kupang yang hilang saat melaut di perairan Panmuti, Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu 31 Maret 2021 meninggal dunia.

Basarnas Kupang melaporkan, Aji Daud ditemukan pada hari ini, Jumat, 2 April pukul 08.50 wita. Tim SAR mendapat informasi dari nelayan bahwa korban telah ditemukan pada koordinat 10° 5′ 2″S – 123° 37′ 16″E, yang berjarak kurang lebih 4,57 NM dari LKK arah Barat dalam keadaan meninggal dunia.

Korban kemudian dibawa ke Pantai Panmuti untuk selanjutnay dibawa ke rumah korban duka.

Sebelumnya, Aji Daud (24), Nelayan asal Kabupaten Kupang dikabarkan hilang saat melaut di perairan Panmuti, Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Rabu (31/03/2021).

Baca: Diduga Dihantam Gelombang, Nelayan di Kupang Hilang

Setelah mendapatkan laporan dari pihak keluarga korban, Tim Basarnas Kupang langsung diterjunkan untuk mencari korban.

Dijelaskan, tim SAR yang diterjunkan untuk mencari sebanyak 10 orang dilengkapi peralatan, Rescue Car 1 Unit, Truck Personil 1 Unit, Palsar Air (1 Buah Perahu Karet), RIB 10, Alkom, Pal medis dan palsar pendukung lainnya.

Pihak Basarnas mengatakan, Aji Daud terjatuh dari perahu karena dihantam gelombang dan angin kencang saat mencari ikan.

“Menurut laporan yang diterima bahwa korban terjatuh dari perahu karena dihantam gelombang dan angin kencang,” kata Kepala Kantor SAR Kupang, Emi Frizer.

Penulis: Tarsi Salmon

Editor: Boni J

Basarnas Kabupaten Kupang nelayan hilang Tim SAR
Previous ArticleDiduga Ilegal, Pemprov NTT Rekrut  90 Tenaga Kontrak di RSUD W Z Johannes
Next Article Demokrat Malaka Apresiasi Keputusan Kemenkumham

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.