Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Puskesmas Oesao Rusak Parah Diterpa Badai, Aktivitas Pelayanan Dihentikan
Regional NTT

Puskesmas Oesao Rusak Parah Diterpa Badai, Aktivitas Pelayanan Dihentikan

By Redaksi9 April 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi Puskesmas Oesao yang rusak akibat banjir bandang dan badai siklon tropis Seroja pada Minggu (04/04) hingga Senin (05/04) lalu. Foto diambil Jumat, 09 April 2021 (Foto: Ronis Natom/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oelamasi, Vox NTT-Puskesmas Oesao, Kabupaten Kupang hancur parah diterpa badai siklom tropis Seroja pada Minggu (04/04) hingga Senin (05/04) lalu.

Pantauan VoxNtt.com, Jumat (09/04/2021) siang, gudang obat-obatan di Puskesmas Oesao terendam banjir.

Selain gudang obat-obatan, ruangan perawatan lantai satu juga rusak parah. Tempat tidur pasien terlihat sementara di jemur di luar puskesmas.

Selain kondisi yang rusak parah, lumpur juga masih terlihat di bagian luar gedung hingga pagar menuju jalar raya.

Kepala Tata Usaha Puskesmas Tarus, drg. Wildana mengataka pada malam badai, sejumlah ruangan hancur. “Kaca juga pecah,” katanya.

Ia mengatakan, beruntung sejumlah pasien berhasil dievakuasi sebelum badai. Saat banjir bandang, pasien sudah terselamatkan.

“Semua petugas malam itu hiruk pikuk memindahkan pasien. Ada yang dipindahkan ke Kupang ada juga di Puskesmas Tarus. Tersisa dua petugas kami yang beruntung lari ke lantai dua untuk selamatkan diri,” jelasnya.

Menurutnya, satu mobil ambulans untuk sementara tidak bisa beroperasi karena mesin mati total akibat terendam banjir.

Untuk sementara, kata drg. Wildana, semua aktivitas pelayanan dihentikan.

“Pasien di sekitar yang hendak ke puskesmas, kami arahkan ke Puskesmas Naibonat dan Tarus,” imbuhnya.

Pemerintah Kabupaten Kupang, kata drg Mildana, sudah turun melihat lokasi dan mendata kerusakan.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Bencana NTT Kabupaten Kupang
Previous ArticleTujuh Orang Meninggal dan 82 Rumah Hilang Akibat Badai Siklon Tropis Seroja di Kabupaten Kupang
Next Article Sidang Kasus Tanah Keranga Masuk Tahap Pemeriksaan Setempat

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.