Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tujuh Orang Meninggal dan 82 Rumah Hilang Akibat Badai Siklon Tropis Seroja di Kabupaten Kupang
Regional NTT

Tujuh Orang Meninggal dan 82 Rumah Hilang Akibat Badai Siklon Tropis Seroja di Kabupaten Kupang

By Redaksi9 April 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Badai siklon tropis Seroja di Kabupaten Kupang (Foto: Okezone)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oelamasi, Vox NTT- Sebanyak 82 rumah di Kabupaten Kupang hilang terbawa banjir bandang saat badai siklon tropis Seroja pada Minggu (04/04) hingga Senin (05/04) dini hari lalu.

Hal itu dijelaskan oleh Bupati Kabupaten Kupang Korinus Masneno saat mengunjungi posko korban bencana di Gereja Elim Naibonat, Jumat (09/04/2021).

Menurut Bupati Korinus, rumah yang terbawa arus banjir bandang itu di ada wilayah Kecamatan Kupang Tengah dan Kupang Timur.

“Saat ini kita masih fokus untuk perhatikan terlebih dahulu rumah yang hilang. Daripada kita bikin tenda lebih baik nanti sekalian kita bikin rumah khusus bagi mereka yang rumahnya hilang,” katanya.

Sejauh ini, korban berdampak badai siklon tropis Seroja di wilayah Kabupaten Kupang berjumlah sekitar 5000-an.

Korinus Masneno bersama Komandan Brigif Naibonat saat mengunjungi posko bencana di Gereja Emil Naibonat, Jumat (09/04/2021)

Sejumlah masyarakat yang berada di tenda pengungsian sudah diarahkan untuk kembali ke rumah-masing.

Korinus mengatakan, Pemkab Kupang sudah menyediakan anggaran sebesar 7 M untuk dialokasikan terhadap penanganan bencana. Dana itu akan bertambah mengingat akan ada anggaran bagi warga yang rumahnya hanyut terbawa banjir.

Korban Meninggal Bertambah

Hingga Jumat (09/04), korban meninggal dunia akibat badai siklon tropis Seroja bertambah menjadi tujuh orang.

“Korban bertambah, satu yang masih hilang,” ujarnya.

Hingga kini, Pemkab Kupang masih terus gencar melakukan penanganan meski terkendala akses jalan yang terputus di beberapa tempat.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Bencana NTT Kabupaten Kupang
Previous Article18 Kabupaten di NTT Terdampak Bencana Badai Siklon Tropis Seroja
Next Article Puskesmas Oesao Rusak Parah Diterpa Badai, Aktivitas Pelayanan Dihentikan

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.