Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Loka POM Mabar Lakukan Pegawasan Jajanan Takjil Buka Puasa di Labuan Bajo
KESEHATAN

Loka POM Mabar Lakukan Pegawasan Jajanan Takjil Buka Puasa di Labuan Bajo

By Redaksi15 April 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Loka POM Manggarai Barat saat memeriksa 55 sampel Jajanan Takjil untuk buka puasa di Labuan Bajo (Foto: Dokumen Loka POM Mabar)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) melalui Loka POM Manggarai Barat (Mabar) melakukan pengawasan terhadap Jajanan Takjil buka puasa yang ada di Labuan Bajo.

Hal ini dilakukan Loka POM Mabar untuk menjamin kelaikan Jajanan Takjil yang dikonsumsi masyarakat saat buka puasa.

Kepala Loka POM Mabar Andirusmin Nuryadin menjelaskan, pengawasan tersebut dilaksanakan Loka POM tiap tahunnya ketika bulan puasa.

“Ini bertujuan untuk menjamin bahwa produk yang dijajakkan oleh para penjual aman dari bahan berbahaya yang ditambahkan pada makanan seperti Boraks, Formalin, Methanil Yellow dan Rhodamin B,” ungkapnya kepada VoxNtt.com, Kamis (15/04/2021).

Andirusminn mengatakan, dalam pengawasan tersebut, Loka POM memeriksa 55 sampel Jajanan Takjil.

Adapun 55 sampel makanan takjil yang diuji kata dia, meliputi minuman berwarna, es buah, makanan tradisional dan produk gorengan.

“Produk diuji dengan menggunakan alat teskit yang merupakan alat uji cepat untuk mengidentifikasi kandungan Boraks, Formalin, Rhodamin B dan Methanil Yellow,” jelasnya.

Dia menambahkan, dari 55 sample yang diambil secara acak dan diuji, pihaknya tidak menemukan kandungan berbahaya di dalamnya.

“Semuanya negatif sehingga secara umum produk takjil yang diproduksi dan dijual di wilayah Labuan Bajo aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat,” tambahnya.

http://fuq.zqc.mybluehost.me/2020/05/01/nasib-nenek-lusia-dalam-pusaran-misi-kemanusian-arsy/62137/

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleGakkum KLHK Serahkan Tiga Tersangka Pengeboman Ikan di Kawasan TNK ke Polres Mabar
Next Article Usul Tambah 27 THL, Ketua DPRD Manggarai Nilai Pemda Keliru

Related Posts

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026

Kasus ODGJ di Manggarai Barat Naik Jadi 745 Orang, Dinkes Catat 35 Kasus Pemasungan

1 Agustus 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.