Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kendaraan Berlawanan Arah di Pasar Borong, Warga Merasa Terganggu
Regional NTT

Kendaraan Berlawanan Arah di Pasar Borong, Warga Merasa Terganggu

By Redaksi20 April 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dua kendaraan roda empat saat berpapasan di jalur tengah Pasar Borong, Selasa (20/04/2021) siang (Foto: Filmon Hasrin/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

‍Borong, Vox NT-‍‍‍Kendaraan baik roda dua maupun roda empat masih saja berlawanan arah di jalur tengah Pasar Borong, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur.

Padahal sudah ada rambu lalu lintas yang memang menunjukkan aturan bahwa ketika keluar dari Teriminal Borong langsung menuju jalan raya atau traffic light.

Pantauan VoxNtt.com, Selasa (20/04/2021) siang, terlihat beberapa kendaraan keluar dari terminal tidak lagi menuju jalan raya, tetapi belok kiri melawati jalur tengah pasar. Sehingga berlawanan arah dengan kendaraan yang datang dari arah barat atau jalur menuju terminal.

Salah seorang pengujung pasar Jaya Firman (23) mengaku, dirinya merasa terganggu saat berkunjung ke pasar karena ada kendaraan yang berlawanan arah. Akibatnya, jalan menjadi sempit.

“Jalannya sempit sekali, baru berlawanan arah lagi,” ujar Firman.

Kendaraan berlawanan arah jika saja yang roda empat berpapasan, maka pengunjung pasar sulit untuk melintasi jalur tersebut.

Firman berharap agar kendaraan bisa diparkir di terminal agar aktivitas pasar dapat berjalan dengan lancar.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai Timur Gaspar Nanggar mengatakan, sebenarnya sudah ada rambu-rambu untuk mengatur kendaraan yang masuk dan keluar dari pasar.

“Ada rambu ini untuk tahan supaya tidak boleh masuk dari sini ke sana,” ujar Kadis Gaspar saat ditemui VoxNtt.com di ruang kerjanya.

Ia pun meminta agar sepeda motor dan mobil harus diparkir di terminal. Setelah kendaraannya diparkir baru bisa pergi belanja di Pasar Borong.

“Tidak boleh parkir di situ, harus di terminal,” ujarnya lagi.

Kadis Gaspar juga berjanji akan tahan kendaraan yang melanggar rambu-rambu dan bakal dibawa ke Satlantas Polres Matim.

Sebelumnya, kata Kadis Gaspar, proses penahanan terhadap pelanggar rambu lalu lintas sudah sering dilakukan.

“Kita tahan dan kita bawa sekalian dengan kendaraannya ke lantas, dan itu sudah ulang-ulang,” tutupnya.

Penulis: Filmon Hasrin
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim Pasar Borong
Previous ArticleSebutir Telur dan Satu Bungkus Mie Instan Seperti Sedang Olok Masyarakat
Next Article Momen Pernikahan 2 Sejoli Asal Nagekeo Ini Mendadak ‘Chaos’ Hingga Berakhir di Kepolisian

Related Posts

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026

Herry Baben: Tak Ada yang Kaya karena Judi Online, yang Ada Justru Hancur

2 Agustus 2026
Terkini

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026

Organisasi Sipil Berperan Penting Dukung Investasi Hijau

3 Agustus 2026

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.