Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Camat dan TP-PKK Kecamatan LAUT Kunjungi Perajin Tenun Ikat Setiap Akhir Pekan
Regional NTT

Camat dan TP-PKK Kecamatan LAUT Kunjungi Perajin Tenun Ikat Setiap Akhir Pekan

By Redaksi27 Agustus 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Camat Lamba Leda Utara (LAUT) Agus Supratman dan Ketua TP-PKK Bernadeta Endang Supratman, mengunjungi perajin tenun ikat Songket Lamba Leda setiap akhir pekan. (Foto: Dok. Agus Supratman)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Camat Lamba Leda Utara (LAUT) Agus Supratman dan Ketua TP-PKK Bernadeta Endang Supratman, mengunjungi perajin tenun ikat Songket Lamba Leda setiap akhir pekan.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung aktivitas dan kebutuhan penenun di wilayah bagian utara Kabupaten Manggarai Timur itu.

“Bila tidak ada jadwal kegiatan yang penting di akhir pekan, saya dan ibu berkunjung ke kampung-kampung untuk bertemu dengan penenun. Kami akan mengunjungi 77 anak kampung dari 11 desa di Kecamatan Lamba Leda Utara. Hal ini dilakukan demi bertemu langsung dengan penenun,” kata Agus kepada VoxNtt.com, Jumat (27/08/2021).

Selain untuk memberi dukungan kepada penenun, kunjungan Agus dan ibunya juga untuk mendengar cerita penenun dan bisa mengetahui kebutuhan mereka.

“Kami harus lihat langsung dan kami bercerita dengan mereka. Kami membuka topik diskusi kebutuhan, diskusi kendala yang dihadapi dan diskusi soal kualitas tenunan kepada penenun. Hasil diskusi itu lalu diidentifikasi dan mencari solusi sederhana yang tidak berdampak risiko untuk tingkat desa dan kecamatan dan yang tidak bisa diatasi di tingkat kecamatan akan disampaikan ke tingkat kabupaten untuk jadi bahan pertimbangan dalam menyusun kebijakan anggaran,” jelas Agus.

Saat ini kata Agus,  sudah 11 (sebelas) anak kampung yang sudah dikunjungi sejak dirinya ditugaskan di Kecamatan LAUT mulai bulan Februari 2021 lalu.

“Sebelas anak kampung sudah dikunjungi untuk memantau dan berdiskusi dengan penenun,” katanya.

Pihaknya menemukan beberapa kendala yang dialami para penenun. Pertama, fasilitas atau sarana pendukung tenun yang masih menggunakan alat tradisional seadanya. Kedua, kurangnya mendapat bimbingan menyangkut nilai estetika produk yang berdampak pada kualitas. Ketiga, soal pamasaran hasil tenun yang belum memadai.

Penulis: Ardy Abba

 

Lamba Leda Utara Matim
Previous ArticleWalhi NTT Sebut Pembangunan Persemaian Modern di Labuan Bajo sebagai Proyek Ugal-ugalan KLHK
Next Article Ombak dari Selatan ke Langit ‘Biru’  Ibu Kota

Related Posts

Mahasiswa Jakarta Gelar Aksi Peduli Gempa Flores NTT

19 Agustus 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026

PDI Perjuangan Manggarai Timur Dirikan 22 Dapur Umum untuk Korban Gempa Flores

18 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.