Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Kabar Baik, Insentif Nakes di Matim Sudah Masuk Rekening
KESEHATAN

Kabar Baik, Insentif Nakes di Matim Sudah Masuk Rekening

By Redaksi2 September 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Juru bicara Satgas Covid-19 Matim, Jefrin Haryanto
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Setelah menunggu cukup lama, akhirnya Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur (Matim) melakukan pembayaran insentif kepada tenaga kesehatan yang telah berjibaku mengurusi Covid-19 sejak Januari.

Juru bicara Satgas Covid-19 Matim, Jefrin Haryanto, kepada awak media membenarkan informasi tersebut.

“Betul hari ini sudah mulai ditransfer ke rekening masing-masing tenaga kesehatan. Semoga tidak ada kendala teknis, sehingga lancar urusannya,” ungkap Jefrin, Kamis (02/09/2021).

Sebenarnya, kata dia, penyesuain administrasi yang paling banyak memakan waktu. Persiapan administrasi ini yang membuat penyaluran insentif untuk para Nakes sempat tersendat.

“Agar tidak menyalahi aturan. Ini barang baru, dan kita semua tidak berpengalaman terkait mekanisme dan tahapan prosedural yang harus dikonsultasikan dengan pihak terkait,” jelas Jefrin.

Dia melanjutkan, untuk insentif para Nakes ini dibayar hingga bulan Juli. Sumber dananya dari Insentif BOK Tambahan (Silpa tahun 2020) senilai Rp1.428.750.119 dan dari BTT senilai Rp.1.088.581.429

Ia mengaku memang ada puskesmas yang tidak kebagian. Menurut dia, dana BOK tambahan tidak cukup untuk bayar semua puskesmas.

“Puskesmas yang belum sedang dalam proses penyelesaian input datanya,” pungkas Kabag Prokopim Manggarai Timur itu.

Penulis: Filmon Hasrin
Editor: Ardy Abba

http://fuq.zqc.mybluehost.me/2021/06/24/sensasi-gilap-kristal-di-sela-stalaktit-gua-liang-woja/79512/

Manggarai Timur Matim Virus Corona
Previous ArticlePuji Tuhan Kasus Harian Covid-19 di Matim Sudah Nol
Next Article Demo di Polda NTT soal Dugaan Pelanggaran Prokes, Padma Indonesia Apresiasi Cipayung Plus

Related Posts

Mahasiswa Jakarta Gelar Aksi Peduli Gempa Flores NTT

19 Agustus 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026

PDI Perjuangan Manggarai Timur Dirikan 22 Dapur Umum untuk Korban Gempa Flores

18 Agustus 2026
Terkini

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026

PUPR NTT Verifikasi 300 Rumah Terdampak Gempa di Desa Golo Mendo

26 Agustus 2026

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.