Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Asisten Rumah Tangga di Manggarai Ditemukan Tidak Bernyawa di Rumah Majikan
HUKUM DAN KEAMANAN

Asisten Rumah Tangga di Manggarai Ditemukan Tidak Bernyawa di Rumah Majikan

By Redaksi18 September 20213 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Seorang perempuan yang ditugaskan menjadi asisten rumah tangga di Konggang, Kelurahan Waso Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai ditemukan tidak bernyawa di rumah majikannya, Sabtu (18/09/2021) pukul 09.00 Wita.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Seorang perempuan yang ditugaskan menjadi asisten rumah tangga di Konggang, Kelurahan Waso Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai ditemukan tidak bernyawa di rumah majikannya, Sabtu (18/09/2021) pukul 09.00 Wita.

Perempuan tersebut bernama lengkap Margareta Nova. Ia berasal dari Libut Dusun Pang Lao, Desa Bangka Lao, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai. Kini usianya 52 tahun.

Selama ini Margareta menjaga rumah tersebut sendirian. Majikannya yang bernama Kornelia Jemina Sims sedang berada di luar negeri.

Cerita seputar meninggalnya Margareta berhasil diketahui setelah salah seorang pastur yang merupakan saudara dari pemilik rumah hendak mengecek rumah yang berlokasi di Konggang.

Pastur tersebut adalah Romo Rikardus Manggu. Ia merupakan Romo Vikep di Kevikepan Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Pastur Rikardus melakukan pengecekan pada Sabtu (10/09/21) pagi. Setiba di rumah tersebut didapati pintu gerbang rumah dalam keadaan terkunci. Seluruh pintu rumah dan jendela juga dalam keadaan terkunci, serta lampu dalam rumah masih menyala.

Melihat kondisi tersebut, Pastur Rikardus langsung memanggil tiga orang tetangga untuk masuk ke dalam rumah.

Mereka masuk melalui pagar samping rumah dan berupaya mengetuk pintu rumah yang semuanya dalam keadaan terkunci serta berulang kali memanggil korban. Namun tidak ada respons dari dalam rumah.

Dengan didampingi tiga orang tetangga, Pastur Rikardus langsung mendobrak pintu dan selanjutnya masuk ke dalam rumah dan menemukan asisten rumah tangga sudah meninggal dunia dengan posisi berbaring di atas tempat tidur.

Dengan adanya kejadian tersebut, pukul 09.30 wita, Pastur Rikardus langsung melapor ke Polres Manggarai.

Menindaklanjuti laporan tersebut Piket SPKT bersama piket fungsi dan Unit Identifikasi dengan dipimpin oleh KBO Intelkam IPDA Adrianus Gon Alastan bersama KBO Reskrim IPDA I Wayan Gustama langsung mendatangi TKP.

Hasil olah TKP bahwa korban sudah meninggal dunia di atas tempat tidur dengan posisi dalam keadaan tidur telentang dan memakai selimut.

Keadaan mayat sudah membusuk dan pada tubuh korban tidak ditemukan adanya indikasi tanda – tanda kekerasan.

Selain itu, rumah masih dalam keadaan teratur. Seluruh pintu dan jendela dalam keadaan terkunci dari dalam.

Dengan demikian, jenazah langsung dibawa ke Kamar Jenazah di RSUD dr. Ben Mboi untuk dilakukan visum et repertum.

“Hasil visum dan pemeriksaan kondisi jenasah oleh dokter RSUD Ben Mboy Ruteng dokter Yosh Natanael menerangkan bahwa pada tubuh korban tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan dan diperkirakan korban sudah meninggal sekitar satu minggu yang disebabkan karena penyakit darah tinggi,” jelas Kasubag Humas Polres Manggarai Ipda I Made Budiarsa, Sabtu (18/09/2021) sore.

Setelah semuanya selesai, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga yang diwakili oleh Karinus Nate (60), alamat Kisol, Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur.

Pada kesempatan tersebut Karinus menyampaikan bahwa menerima kematian korban sebagai jalan hidupnya. Selanjutnya jenazah langsung dimakamkan di Pekuburan Umum Kelurahan Waso, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.

Penulis: Igen Padur
Editor: Ardy Abba

Manggarai Polres Manggarai
Previous ArticlePermohonan Jaringan Listrik Desa Renrua Mengendap di PLN Atambua
Next Article Lolos Seleksi Perangkat Desa Urutan Pertama, Pria di Kabupaten Kupang Malah Tidak Dilantik

Related Posts

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Spesialis Tendang Bebas Jeims Moa Antar Desa Pinggang FC Raih Podium Dua di Turnamen U15 Kecamatan Cibal

2 Agustus 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.