Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Medsos»Wabup Ngabut Kritik Keberadaan Akun Palsu
Medsos

Wabup Ngabut Kritik Keberadaan Akun Palsu

By Redaksi9 Oktober 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Bupati Manggarai, Heribertus Ngabut (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Wakil Bupati Manggarai Heribertus Ngabut mengkritik keberadaan akun palsu di media sosial. Ulah akun paslu, menurut dia, telah menurunkan nilai keterbukaan dan kejujuran.

“Kalau orang pakai akun palsu, itu nilai keterbukaan dan kejujuran sudah menurun,” kata Wabup Ngabut saat kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat, Ekonomi Bangkit di Ballroom Spring Hill Ruteng, Jumat (08/10/2021).

Dalam kegiatan yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI itu, ia menyebut pemanfaatan teknologi yang salah bisa berujung pada keretakan hubungan sosial.

“Di Manggarai harus kita katakan jujur bahwa banyak di antara kita, bukan hanya orang muda tetapi juga orang tua sudah sedikit keluar dari filosofi orang Manggarai yang sesungguhnya dan akhirnya apa yang kita lihat dari salah menggunakan teknologi bisa berujung kepada keretakan sosial atau gesekan secara sosial,” katanya.

Untuk itu, Wabup Ngabut mengimbau semua pihak agar menggunakan teknologi dengan baik. Hal ini penting ada kebersamaan yang dibangun tidak hancur hanya karena pemanfaatan teknologi yang salah.

Tidak hanya itu, ia juga berpesan
ke depan dalam menjalankan berbagai event hendaknya memastikan kebersamaan tidak boleh dihancurkan oleh karena salah menggunakan teknologi.

Hingga kini pun pihaknya bersama aparat keamanan terus berusaha untuk mengedukasi rakyat agar tidak menggunakan akun palsu yang berpotensi merusak nilai kebersamaan.

Sementara itu, Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik, Hasyim Gautama, mengatakan teknologi memiliki peranaan sentral.

Ia mengharapkan agar pembatasan fisik yang terjadi akibat Covid-19 menjadi momentum untuk berinovasi, khususnya dalam menjalankan kegiatan ekonomi.

“Terkait dengan acara seperti ini, kita mendorong semua pihak untuk bisa marketing digital, mungkin dengan cara membuat konten-konten promosi seperti konten promosi pariwisata pantai atau desa yang indah sehingga publik tahu tentang keindahan alam dan budaya yang kita punya,” kata Hasyim dalam sambutannya.

Ia juga mengharapkan agar orang muda bisa membuat konten-konten kreatif melalui marketplace untuk memasarkan produk-produk yang ada.

“Kemenkominfo tentu mendukung dengan infrastrukturnya sehingga konek dengan skill yang dipunyai,” ujar Hasyim.

Penulis: Igen Padur
Editor: Ardy Abba

Diskominfo Manggarai Heri Ngabut Heribertus Ngabut Kemenkominfo Manggarai
Previous ArticleSalamku Hujan
Next Article Monyet-Monyet di Lembah Kerit

Related Posts

Pegadaian Bantu Renovasi SD Negeri 1 Reo yang Rusak akibat Gempa

5 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
Terkini

Kafegama dan JPIC OFM Tuntaskan Distribusi 1.265 Paket Bantuan di Sambi Rampas Manggarai Timur

15 September 2026

Desil, Data, dan Keadilan

15 September 2026

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.