Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»PERAWAT»Nakes di Manggarai Keluhkan Ulah Pemda yang Tidak Kunjung Mencairkan Tamsil
PERAWAT

Nakes di Manggarai Keluhkan Ulah Pemda yang Tidak Kunjung Mencairkan Tamsil

By Redaksi10 November 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT– Sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengeluhkan ulah pemerintah daerah yang tidak kunjung mencairkan tunjangan penghasilan (Tamsil) tahun anggaran 2021.

Padahal, pada tahun-tahun sebelumnya, Nakes menerima Tamsil setiap sekali dalam sebulan. Namun, di tahun anggaran 2021 ini, Nakes sama sekali belum menerima Tamsil.

“Sejak awal tahun 2021 Nakes belum pernah terima Tamsil . Biasanya sistem pencairan dilakukan per tiga bulan. Gelombang pertama itu bulan Maret, artinya bulan Juni Gelombang II, September Gelombang IIl, tapi faktanya sekarang belum terima,” jelas salah satu Nakes yang bertugas di salah satu Puskesmas di Manggarai itu.

Nakes yang enggan disebutkan namanya itu juga mengaku pihaknya merasa kecewa sekaligus bingung dengan sikap Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Manggarai yang tidak kunjung memberikan penjelasan.

“Sekarang kita bingung mau tanya siapa, semua orang yang punya kapasitas diam. Katanya dari atasnya tidak ada. Kepala Dinas Kesehatan tidak memberi kejelasan,” tambahnya.

Ia pun mengharapkan agar pemerintah daerah setempat segera memenuhi hak Nakes dengan cara mencairkan Tamsil tersebut.

“Kita berharap segera beri penjelasan, kalau memang ada ya segera dicairkan. Itu kan hak Nakes. Mereka itu punya keluarga, keluarga pasti berharap ada tambahan pemasukan. Bertahan hidup dengan gaji yang diberikan 400 ribu sampai 700 ribu dalam sebulan bisa kita bayangkan untuk kebutuhan sehari-hari para Nakes, Kami minta tolong untuk segera diproses,” harapnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kadis Kesehatan Manggarai Nobertus Burhanus belum bisa memberikan penjelasan yang jelas terkait alasan di balik belum dicairkannya Tamsil tersebut. Namun demikian, ia berjanji akan menanyakan hal tersebut ke bagian yang membidangi Tamsil.

“Ase (adik), tolong bersabar dulu. Saya tanya dulu ke bagian yang membidangi Tamsil,” jelasnya dalam pesan singkat WhatsApp, Selasa (10/11/2021) sore.

Penulis: Igen Padur
Editor: Ardy Abba

Manggarai
Previous ArticlePerumda Bidadari Buka Akses bagi Puluhan UMKM Tampilkan Produk ke Peserta Konferensi IAWP
Next Article Perda RPJMD TTU Dipastikan Sudah Sesuai Regulasi

Related Posts

Pegadaian Bantu Renovasi SD Negeri 1 Reo yang Rusak akibat Gempa

5 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.