Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Ibu Hamil Melahirkan dalam Tandu karena Jalan Rusak, Bupati Mabar: Tahun 2022 Sudah Tidak Ada Lagi
KESEHATAN

Ibu Hamil Melahirkan dalam Tandu karena Jalan Rusak, Bupati Mabar: Tahun 2022 Sudah Tidak Ada Lagi

By Redaksi30 November 20213 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Fenita Gedes, ibu hamil asal Kampung Baang, Desa Golo Ndari, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat saat ditandu warga menuju Puskesmas Datak (Foto: Bidan Ernesty Suharni Inggur)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Fenita Ngedes (26), ibu hamil asal Kampung Baang, Desa Golo Ndari, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), terpaksa ditandu saat hendak melahirkan di Puskesmas Datak, Senin (29/11/2021).

Fenita ditandu lantaran akses jalan di desa itu rusak parah dan tidak dapat dilalui mobil. Jarak Kampung Baang menuju Puskesmas Datak sangat jauh sekitar 5 kilometer.

BACA JUGA: Miris! Ibu Hamil di Mabar Melahirkan dalam Tandu

Perjalanan mereka baru sekitar 2 kilometer, Fenita terpaksa melahirkan anaknya dalam tandu. Proses kelahiran bayinya yang berjenis kelamin laki-laki itu dibantu oleh Bidan Desa Ernesty Suharni Inggur.

Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Mabar Edistasius Endi mengatakan, di tahun 2022 tidak akan ada lagi kejadian serupa.

Menurut Edi, ruas jalan yang menghubungkan Wae Racang Dali, Rehok, Baang, Kotok hingga Ranggu telah dianggarkan dalam Rancangan APBD tahun 2022.

“Jadi tahun depan sudah kita siapkan anggaran 1 Miliar untuk ruas jalan itu yaitu Wae Racang Dali, Rehok, Baang, Kotok hingga Ranggu. Tadi juga kami (Pemerintah) bersama DPRD sudah menandatangani nota kesepakatan RAPBD tahun 2022,” ungkap Bupati Edi saat dikonfirmasi VoxNtt.com, Senin (29/11/2021) malam.

Sebelumnya, Bidan Ernesty Suharni Inggur mengatakan, Fenita melahirkan bayinya di tengah jalan pada pukul 14.00 Wita.

“Tadi kejadian melahirkan di jalan, perjalanan dari Baang, Desa Golo Ndari, Kecamatan Welak menuju Puskesmas Datak,” ungkap Ernesty saat dihubungi VoxNtt.com, Senin malam.

Ernesty menjelaskan, Fenita ingin melahirkan di Puskesmas Datak dan sebelumnya dalam perkiraan akan melahirkan pada tanggal 3 Desember 2021.

“Terus tadi pagi kebetulan bidannya saya sendiri, saya sendiri bidan desanya ada kegiatan tadi pagi di Puskesmas Datak serta Camat, kegiatan pelatihan penurunan angka stunting. Terus tadi pagi mereka telepon mau melahirkan. Akhirnya saya suruh mereka untuk ke Puskesmas Datak dan saya jemput pakai ambulans di perbatasan jalan rusak dan jalan bagus,” ujarnya.

“Mereka tandu dari Kampung Baang menuju puskesmas sekitar 5 kilo terus pada saat kami jemput dari sana pasiennya ditandu sampai di tengah jalan pasiennya melahirkan, karena nota bene ambulans tidak bisa sampai karena memang jalannya susah dilewati dengan menggunakan mobil,” lanjutnya

Ernesty kemudian langsung membantu proses kelahiran pasien di jalan. Setelah melahirkan, pasien tersebut kembali ditandu menuju ambulans untuk dibawa ke Puskesmas Datak.

“Sampai sekarang ibu dan anak dalam keadaan sehat,” katanya.

Terpisah, Kepala Desa Golo Ndari Benediktus Hawan berharap Pemerintah Kabupaten Mabar dapat memperbaiki ruas jalan tersebut.

“Mudah-mudahan dengan kejadian tersebut, Pemkab Mabar dapat memperhatikan ruas jalan dari Wae Racang Dali, Rehok, Baang, Kotok sampai Ranggu,” kata Kades Benediktus penuh harap.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Edi Endi Mabar Manggarai Barat Puskesmas Datak
Previous ArticleAnalisis TPFI, Begini Fakta-fakta Pembunuhan Ibu dan Anak di Kupang
Next Article Perhatian Pemda Mabar terhadap Kesehatan Dinilai Masih Rendah

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.