Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»INTERNASIONAL»Terlibat Match Fixing, 45 Pemain Laos Dapat Sanksi Berat dari FIFA
INTERNASIONAL

Terlibat Match Fixing, 45 Pemain Laos Dapat Sanksi Berat dari FIFA

By Redaksi11 Januari 20221 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Timnas Laos (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Internasional, Vox NTT-Laporan dari thmeythmey menyebutkan, 45 pemain Laos terkena sanksi seumur hidup dari FIFA karena terlibat match fixing.

Match Fixing adalah suatu jenis pengaturan hasil akhir yang bersifat konvensional (suatu tim atau atlet individu dibayar untuk “sengaja” kalah).

Sanksi tersebut dijatuhkan pada 7 Januari 2022 kemarin oleh Sekretaris Jenderal FIFA, Kanya Keomany di Laos.

“45 pemain yang terlibat match fixing dan berdampak buruk pada sepak bola Laos itu termasuk para pemain Timnas yang berlaga di ajang internasional,” tutur Keomany.

Sanksi berat seumur hidup yang dijatuhkan oleh FIFA pada para pemain Laos ini diterima usai kontroversi yang terjadi di Piala AFF 2020 silam.

Usai mendapatkan sanksi berat seumur hidup dari FIFA tersebut, para pemain itu disebut tak bakal dipanggil dan ikut serta membela Laos di ajang internasional.

Khampheng Vongkhanty, Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Laos (LFF) menyebutkan jika ke-45 pemain tersebut telah menghancurkan masa depan mereka sendiri dan tak bakal dipanggil untuk membela Timnas Laos di ajang apapun di masa yang akan datang.

Sumber: Indosport

internasional
Previous ArticlePolemik Lokasi Waduk Lambo, Puluhan Orang Dipolisikan
Next Article Sekalipun PPP Keluar, Fraksi Gabungan Masih Tetap Ada di DPRD NTT

Related Posts

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026

Ketua PSSI Mabar Usul Nama Stadion Ora Flobamorata Diubah Jadi Stadion Komodo

8 Agustus 2026
Terkini

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.