Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pantau Pembangunan Program Rumah Layak Huni Plus, Ini Hasil Temuan Bupati TTU
Regional NTT

Pantau Pembangunan Program Rumah Layak Huni Plus, Ini Hasil Temuan Bupati TTU

By Redaksi31 Januari 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati TTU Drs. Juandi David saat memantau pelaksanaan program rumah layak huni plus di Kelurahan Aplasi, Jumat, 28 Januari 2022 (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT- Bupati Timor Tengah Utara Juandi David memantau langsung progres pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Plus, Jumat (28/01/2022).

Terpantau, Bupati David beserta rombongan melakukan pemantauan di dua lokasi berbeda.

Kunjungan pertama di Desa Fatusene, Kecamatan Miomafo Timur, dilanjutkan ke Kelurahan Aplasi, Kecamatan Kota Kefamenanu.

Bupati TTU Juandi David saat diwawancarai wartawan mengatakan, monitoring di lokasi pembangunan RTLH Plus perabot tersebut guna mengetahui progres pembangunan mengingat waktu yang ditentukan segera selesai.

Batas waktu pembangunan rumah bagi warga tidak mampu tersebut sampai tanggal 15 Februari 2022.

“Hari ini kita melakukan monitoring pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di dua lokasi yakni Desa Fatusene dan Kelurahan Aplasi. Terus untuk Kelurahan Sasi dan Desa Hauteas minggu depan kita lakukan monitoring ke sana,” kata David.

Bupati David melanjutkan, dari hasil pantauan, progres dari dua lokasi penerima RTLH tersebut sudah mencapai 90 persen.
Di mana untuk pelaksanaan pengerjaan rumah di dua lokasi tersebut saat ini tersisa proses finishing.

“Berdasarkan hasil pantauan hari ini, untuk Desa Fatusene rata-rata 90 persen dan Kelurahan Aplasi semua sudah selesai, sisa finishing saja,” jelas David.

David menambahkan, lokasi penerima RTLH tersebut akan dilakukan serah terima kunci bulan depan sebelum tanggal berakhirnya masa kontrak kerja.

Untuk lokasi di Kelurahan Aplasi, jelasnya, serah terima akan dilakukan pada tanggal 07 Februari 2022.

Sementara di Desa Fatusene serah terima akan dilakukan tanggal 14 Februari 2022.

“Jadi berdasarkan pantauan, adendum-nya tanggal 15 Februari 2022, tapi untuk serahkan kunci plus perabot untuk Kelurahan Aplasi tanggal 7 Februari, sedangkan di Desa Fatusene tanggal 14 Februari. Jadi ini tepat waktu,” pungkas David.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

TTU
Previous ArticlePerang Dunia III di Depan Mata, Posisi Indonesia Terancam?
Next Article Jepang Pernah Melakukan Tindakan Paling Sadis dalam Sejarah Manusia

Related Posts

100 Siswa di Golo Mori Ikut Program Generasi Sehat Peringati Hari Anak Nasional

23 Juli 2026

40 Peserta Kwarcab Pramuka Manggarai Barat Ikut Jambore Daerah NTT X dan Jambore Nasional XII 2026

23 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

100 Siswa di Golo Mori Ikut Program Generasi Sehat Peringati Hari Anak Nasional

23 Juli 2026

40 Peserta Kwarcab Pramuka Manggarai Barat Ikut Jambore Daerah NTT X dan Jambore Nasional XII 2026

23 Juli 2026

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.