Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Peraih Bulan
Sastra

Peraih Bulan

By Redaksi6 Maret 20221 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oleh: Aron Seran

Peraih Bulan

Peraih bulan, malam pekat diselubung hawa diingin
Menusik malam yang tak berbintang
Melahirkan nara yang tersandung
Dengan gigih meraih bulan

Peraih bulan, malam tersirat dalam selubung mimpi
Yang tak lekas selesai menuai hasil
Menatap seakan ingin mengulangi
Dengan sekuat tenaga meraih bulan

Peraih bulan, malam bersenandung misteri
Mengenang sirna alam baka
Melahirkan bui ketakutan pada aroma nada
Dengan berani menoleh bulan

Peraih bulan, malam melahirkan pagi
Mimpi yang belum usai disambut temperatur suhu,
Tubuh seakan sirna bersama hawa dingin
Usai sudah usaha peraih bulan
Semuanya telah berkanjang pada kalbu
Yang kini menjadi angan tersirat
Dengan berani menggenggam bulan.

Lirik Purnama

Dibalik nada-nada itu
Seuntaian lirik yang diciptakan
Lirik purnama menjadi wali kenangan
Dibalik lara dan duka
Yang sering bercerita tantang
Purnama malam pekat.

Dibalik nada-nada itu
Kesanggupang yang tak sanggup
Dilalui, dijalani sebagai warna kalbu
Yang menjahit semua lara
Yang bercerita tentang
Seri hawa purnama

Usai menciptakan lirik ini
Nada-nada yang menghasilkan harmoni
Menjadi alur wali kenangan
Yang lekas mengobati lara
Lirik purnama ……..

Aron Seran
Previous ArticleSajak untuk Tuhan 2: Antologi Puisi FrutaMin
Next Article Kembali Bersinar: Antologi Puisi Lalik Kongkar

Related Posts

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026

Elegi Luka Sang Pemaaf

19 April 2026

Tentang Pintu Kiri dan Pintu Kanan di Surga

19 April 2026
Terkini

JPIC OFM Perkuat Pemulihan Penyintas Gempa melalui Layanan Kesehatan dan Trauma Healing

10 September 2026

Benturan Budaya Generasi Z dalam Birokrasi Feodal

10 September 2026

Gubernur NTT: Gempa Boleh Mengguncang, tapi Jangan sampai Ada Warga yang Tertinggal

9 September 2026

Gubernur NTT Pastikan Penanganan Gempa Palue Berlanjut

9 September 2026

Partai Perindo Terus Bergerak, Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak di Manggarai Barat

9 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.