Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Tidak Sempat Digunakan, Rabat Jalan Menuju Desa Torok Golo Sudah Ambruk
NTT NEWS

Tidak Sempat Digunakan, Rabat Jalan Menuju Desa Torok Golo Sudah Ambruk

By Redaksi22 Juli 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rabat jalan menuju Desa Torok Golo, Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur sudah ambruk. Foto diambil Jumat, 22 Juli 2022 (Foto: Ardy Abba/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Proyek rabat jalan menuju Desa Torok Golo, Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur sudah ambruk.

Padahal proyek yang dikerjakan sekira September 2021 itu dikabarkan menelan anggaran 100 juta lebih dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manggarai Timur.

Anggaran ini merupakan satu kesatuan dengan proyek perbaikan crossway di Wae Musur hulu.

http://fuq.zqc.mybluehost.me/2022/07/13/infrastruktur-buruk-dan-jembatan-semut-wae-musur/88768/

Pantauan VoxNtt.com, Jumat (22/07/2022), hanya sebagian landasan rabat jalan yang tersisa. Sementara sebagian sudah jebol dan terdapat bongkahan batu-batu di bagian tengahnya agar kendaraan masih bisa melintas.

Paulus Kandung, warga Lepeng, Desa Satar Lahing, Kecamatan Ranamese mengatakan, rabat jalan menuju Desa Torok Golo tersebut rusak setelah dikerjakan. Bahkan, belum sempat dilalui kendaraan.

“Rusak akibat banjir bulan September 2021,” ungkap Paulus kepada sejumlah awak media di Wae Musur, Jumat siang.

Paulus mengaku fondasi crossway Wae Musur hulu tahun 2018 digali dengan menggunakan alat berat berupa ekskavator.

Sementara fondasi rabat jalan menuju Desa Torok Golo yang letak tidak jauh dari crossway Wae Musur hulu digali dengan menggunakan tenaga manusia.

“Mungkin itu yang membedakan model pengerjaannya,” jelas Paulus.

Ia mengaku rabat jalan tersebut merupakan hasil kunjungan Bupati Manggarai Timur Agas Andreas tahun 2020 lalu ke Rondo Woi. Kala itu, kata dia, Bupati Agas melewati jalur tersebut.

Paulus Kandung, warga Lepeng, Desa Satar Lahing, Kecamatan Ranamese (Foto: Ardy Abba/ Vox NTT)

Menurut Paulus, rabat jalan menuju Desa Torok Golo dikerjakan oleh Hironimus Nawang mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Manggarai Timur.

Ia pun berharap agar Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur segera memperbaiki rabat yang ambruk tersebut, mengingat jalur menuju Desa Torok Golo sangat ramai.

Sementara itu, hingga berita ini dirilis, VoxNtt.com belum berhasil meminta penjelasan Dinas PUPR Matim seputar kerusakan rabat jalan menuju Desa Torok Golo.

Sekretaris Dinas PUPR Matim Yosef H. Yusuf Urus saat dihubungi melalui pesan WhatsApp menyuruh agar awak media ini mendatangi kantornya pada Senin (25/07/2022).

“Sore adek neka rabo (sore adik maaf) baru balas kalau mau minta konfirmasi menyangkut paket dimaksud ke kantor saja hari senin,” tulis Yusuf.

Penulis: Ardy Abba

Dinas PUPR Matim Matim Wae Musur
Previous ArticleKapal Pinisi yang Ditumpangi Jokowi Menuju Pulau Rinca Memiliki Arti Bidadari, Yuk Intip Fasilitasnya!
Next Article Dua Bupati di Flores Dipastikan Hadir dalam Grand Final Bhayangkara Cup I Waelengga

Related Posts

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

JPIC OFM Perkuat Pemulihan Penyintas Gempa melalui Layanan Kesehatan dan Trauma Healing

10 September 2026

Pelaku Injak Bantuan Gempa di Manggarai Timur Terungkap Usai Video Viral

8 September 2026
Terkini

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.