Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Mahasiswa Desak Copot Kapolda NTT dan Kapolres Mabar
Ekbis

Mahasiswa Desak Copot Kapolda NTT dan Kapolres Mabar

By Redaksi2 Agustus 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Presidium PMKRI Ruteng, Nardi Nandeng (kiri) dan Ketua GMNI Cabang Manggarai Emanuel Suryadi (kanan)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT-  Organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Manggarai dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Ruteng mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo  segera mencopot Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol Setyo Budiyanto dengan Kapolres Manggarai Barat (Mabar) AKBP Felli Hermanto.

Desakan GMNI dan PMKRI tersebut merespons dugaan adanya tindakan represif yang dilakukan aparat keamanan terhadap aktivis di Labuan Bajo pada Senin (01/08/2022).

“Represif dan penangkapan aktivis adalah bentuk pembungkaman terhadap kebebasan berekspresi yang sudah dilindungi oleh UU,” kata Ketua GMNI Cabang Manggarai Emanuel Suryadi, Selasa (02/08/2022).

Eman pun mendesak Polres Mabar untuk segera membebaskan para aktivis yang sementara ditahan.

Menurut Eman, penangkapan itu sangat otoriter karena tidak memiliki alasan pelanggaran hukum yang jelas.

“Kami pun mendesak Kapolri untuk segera mencopot Kapolda NTT dan Kapolres Manggarai Barat, karena tidak mengedepankan pendekatan humanis dalam merespons sikap protes masyarakat terhadap kebijakan pemerintah,” tambah  Ketua Presidium PMKRI Ruteng, Nardi Nandeng.

Menurut Nardi, Kapolri juga harus segera memerintahkan Kapolda NTT untuk segera menarik aparatnya yang sudah dikerahkan ke Labuan Bajo.

Ia menilai pengerahan aparat bersenjata laras panjang dalam jumlah banyak adalah sikap yang terlalu berlebihan dalam menanggapi aksi protes masyarakat. Apalagi, Labuan Bajo bukanlah wilayah rawan konflik.

Pemerintah juga diminta agar lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat. Penolakan aktivis dan pegiat pariwisata di Labuan Bajo terhadap kenaikan tiket Taman Nasional Komodo (TNK), dinilai Nardi, sangatlah beralasan.

PT Flobamora Dinilai Hanya Corong Elit

Tidak hanya itu, Nardi menegaskan, kebijakan kenaikan harga tiket masuk ke TNK sebesar Rp3,75 juta per orang per tahun tidak manusiawi dan brutal dalam kondisi pandemi Covid-19.

Apalagi rencana pengelolaannya diserahkan kepada PT Flobamor yang berpotensi memonopoli pariwisata di Labuan Bajo.

Hal senada juga disampaikan  Eman. Menurut dia,  kehadiran PT Flobamor diduga hanya sebagai corong elit tertentu dalam upaya privatisasi.

Sebab keberadaan PT Flobamor sendiri, tidak memiliki urgensitas dalam upaya konservasi.

“Yang sebetulnya masih bisa dilakukan oleh BTNK,” ujar Eman.

Karena itu, kata dia, GMNI cabang Manggarai dan PMKRI Ruteng mendesak Pemprov NTT untuk membatalkan kebijakan kenaikan tarif  tiket masuk TNK. [IB]

GMNI Manggarai Kabupaten Manggarai Komodo PMKRI Ruteng Taman Nasional Komodo
Previous ArticleWasekjen Golkar Desak Pemerintah Batalkan Kenaikan Tarif ke Pulau Komodo dan Padar
Next Article Wakil Ketua DPRD NTT Pertanyakan Dasar Hukum Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo

Related Posts

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Bantuan Gempa untuk Warga Kampung Mendo Hanya Setengah Kilogram Beras

19 Agustus 2026

Anggota DPRD Manggarai Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Gempa Flores

19 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.