Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Niat Cari Udang di Kali, Remaja di Manggarai Tenggelam Terbawa Arus
HUKUM DAN KEAMANAN

Niat Cari Udang di Kali, Remaja di Manggarai Tenggelam Terbawa Arus

By Redaksi28 September 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Proses pencarian korban tenggelam asal Desa Golo Lambo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Sergius Urung, remaja asal Desa Golo Lambo, Kecamatan Satarmese Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) tewas tenggelam di kali Wae Mese, sebuah kali yang menjadi batas antara wilayah Kecamatan Satarmese dan Satarmese Utara.

Hal itu dibenarkan oleh Camat Satarmese Damianus Arjo. Ia menyampaikan bahwa korban awalnya pergi ke kali bersama dengan Rikardus Nggaut dan Ronaldus Bagung untuk mencari udang menggunakan obat arifo.

Setelah mereka menyiram obat ke dalam kali, mereka kemudian menunggu beberapa saat untuk mengamati udang yang mati.

Mereka lalu mencari udang yang sudah mati di kali. Kejadian itu terjadi pada Rabu, 28 September 2022 pukul 10.30 Wita.

Setelah berhasil mengumpulkan sejumlah udang yang mati, mereka akhirnya berenang bersama. Saat itu, korban digendong oleh Ronaldus Bagung yang merupakan kaka kandung dari korban.

“Dan saat itu korban terjatuh dan dibawa arus air lalu Ronaldus berupaya menarik tangan korban tapi tdk bisa sehingga korban tenggelam,” jelas Camat Damianus, Rabu malam.

Sekitar pukul 11.30 Wita, Tim Basarnas Kabupaten Manggarai Barat yakni Irfan Basri bersama dengan Tomas Steko tiba di TKP.

“Dan setelah tiba, tim tersebut tidak melakukan pencarian karena waktu sudah malam dan sekitar pukul 19.00 Wita sesuai dengan SOP Basarnas,” lanjutnya.

Kemudian keluarga korban meminta penyelam asal Nangawoja desa persiapan Nangawoja Kecamatan Satarmese atas nama Abdul Rahim dan saudara Abdul Salim bersama dengan ibu kandung dari kedua penyelam saudari Madija.

“Sebelum kedua penyelam tersebut melakukan pencarian didahului ritual adat oleh ibu kandung dari penyelam dan setelah ritual tersebut kedua penyelam langsung menyelam dan sekitar pukul 20.00 Wita kedua penyelam tersebut berhasil menemukan korban dan langsung dievakuasi ke darat dan selanjutnya korban dibawa ke rumah duka,” tutupnya. (VoN)

Manggarai
Previous ArticleJelang Pilkades Batu Cermin, Yono Jehanu Merasa Dirugikan karena Ulah Panitia
Next Article Gelar Evaluasi, Timpora TTU Didorong Perketat Pengawasan Perlintasan Orang Asing

Related Posts

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026

Kejari Mabar Geledah Kantor KPU Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp28 Miliar

8 September 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.