Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Hujan Disertai Angin Kencang Landa Manggarai Barat, Sejumlah Rumah di Pulau Papagarang Rusak Parah
Regional NTT

Hujan Disertai Angin Kencang Landa Manggarai Barat, Sejumlah Rumah di Pulau Papagarang Rusak Parah

By Redaksi26 Februari 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu rumah warga Desa Papagarang yang rusak parah akibat hujan disertai angin kencang (Foto: Habibi Alwi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-  Hujan disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Manggarai Barat, salah satunya di Desa Papagarang, Kecamatan Komodo Minggu (26/02/2023).

Akibatnya, sejumlah rumah di Desa Papagarang mengalami rusak parah, selain itu pemilik rumah terpaksa mengungsi.

Habibi Alwi salah satu warga Desa Paparagarang menyebut hujan disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 16.00 Wita.

Hujan disertai angin kencang itu kata dia, membuat sejumlah rumah warga rusak parah dan sebagian rumah warga mengalami rusak ringan.

“Sekitar jam 4 sore tadi. Lamanya hujan disertai angin kencang sekitar 50 menit sampai 1 jam. Sudah seminggu lebih angin kencang. Tapi hari ini terparah sampai rumah hancur,” ujarnya saat dihubungi VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp.

Habibi mengatakan, akibat dari kejadian itu warga yang terdampak terpaksa mengungsi di rumah tetangga.

“Ada yang mengungsi di rumah saudara, rumah tetangga dan beberapa orang belum tahu mengungsi di mana,” katanya

Dirinya berharap agar Pemerintah Manggarai Barat dapat merespons cepat kejadian tersebut agar masyarakat yang terdampak segera mendapatkan bantuan.

Sementara itu, salah satu pelaku pariwisata Matheus Siagian sangat prihatin atas peristiwa tersebut.

“Dan semoga badai ini yang terakhir tidak akan terjadi lagi tahun ini badai seperti ini,” ujar Matheus yang juga merupakan salah tokoh masyarakat yang peduli masyarakat Desa Papagarang

Dirinya berharap pemerintah merespon cepat kejadian ini agar masyarakat segera mendapatkan bantuan.

Penulis: Sello Jome

Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleStefanus Gandi Siap Sumbang untuk Pembangunan Gereja Paroki Kajong
Next Article Sehari dengan Stefanus Gandi, dari Hujan Lebat, Jalan Rusak hingga Tak Ada Listrik

Related Posts

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Anggota DPR RI Stevano Rizki Gerak Cepat Bawa Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Kuwus Barat

19 Agustus 2026

Pegadaian Salurkan Sembako hingga Perlengkapan Tidur untuk Warga Terdampak Gempa Flores

17 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.