Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Peti Jenazah Kembali Dikirim ke NTT dari Negeri Jiran
HEADLINE

Peti Jenazah Kembali Dikirim ke NTT dari Negeri Jiran

By Redaksi6 Juli 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Proses evakuasi peti jenazah milik Nico Ola
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali berduka. Bagaimana tidak, peti jenazah milik Nico Ola kembali kirim ke provinsi itu.

Pria kelahiran Adonara, Flores Timur pada 18 Agustus 1968 itu meninggal dunia pada 30 Juni 2023 di Rumah Sakit Duchess of Kent Sandakan Sabah, Malaysia.

Dilaporkan penyebab kematian Nico Ola karena multi failure organ atau kegagalan fungsi dari dua atau lebih organ karena kejadian akut. Dan, tidak ditemukan adanya unsur pidana di balik meninggalnya Nico Ola.

“Telah difasilitasi proses administrasi dokumen mendiang, telah dilengkapi report police dan sijil kematian untuk kemudahan proses pemulangan,” jelas Ketua Dewan Pembina Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (Padma) Indonesia, Gabriel Goa, dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Kamis (06/01/2023).

Satgas PWNI KJRI Kota Kinabalu, kata dia, sudah memfasilitasi administrasi atau penanganan dan menyampaikan bahwa jenazah akan tiba di Bandara El Tari Kupang dengan Garuda pada pukul 13.00 Wita.

Jenazah kemudian langsung dibawa KM Ranaka menuju Nagi Lewotana.

“Keluarga besar Padma Indonesia menyatakan duka yang mendalam atas kematian almarhum Nico Ola. Ama Nico bahagia abadi di Rumah Bapa di Surga. Keluarga Besar yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan,” ucap Gabriel.

Di balik peristiwa tersebut, Gabriel kembali mengingatkan kepada Pemprov NTT dan Pemkab Flotim untuk melakukan sosialisasi bersama semua stakeholder Gerakan Masyarakat Anti-human Trafficking dan Migrasi Aman (Gema Hati Mia) ke desa-desa dan kampung-kampung di NTT dan Flotim.

Pemerintah harus membangun Balai Latihan Kerja untuk menyiapkan kompetensi dan kapasitas calon pekerja migran serta layanan terpadu satu atap untuk pengurusan administrasi seperti KTP, paspor, visa kerja, perjanjian kerja, pemeriksaan kesehatan, pengurusan asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.

Kemudian, skema pengurusan remitensi melalui bank atau kantor pos sebagai tindak lanjut amanat UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

“Kemudian harus menerbitkan Perbup Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPP dan Migrasi Aman mulai dari desa sesuai amanat Perpres Nomor 22 Tahun 2021 tentang Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO,” tegasnya.

Untuk diketahui, kepergian Nico Ola menambah jumlah peti mati yang dikirim dari negeri Jiran tahun 2023, yakni 68 orang.

Penulis: Ardy Abba

Gabriel Goa Human Trafficking PADMA Indonesia
Previous ArticlePukat Gelar Rakernas 2 di Labuan Bajo, Ini Agenda Utamanya
Next Article Tim Dosen PBSI Unimor Mengajar di SD Lanaus, Ini Alasannya

Related Posts

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026

FP NTT Sebut Kunjungan ke Sumba Sosialisasi PMI, Kapolres Sumba Barat Membantah

2 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.