Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Soal Kekurangan Air Bersih di Musim Kemarau, Simon Nahak: Jangan Malu Lanjutkan Program SBS
Regional NTT

Soal Kekurangan Air Bersih di Musim Kemarau, Simon Nahak: Jangan Malu Lanjutkan Program SBS

By Redaksi8 Oktober 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Agustinus Nahak
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Kurangnya stok air bersih akibat kemarau panjang dialami langsung oleh masyarakat di Kabupaten Malaka. Sejauh ini belum ada upaya dari Pemerintah Kabupaten Malaka untuk  mengurangi dampak kekeringan yang cukup besar saat ini.

Sebelumnya,  tim gabungan TNI – Polri,  Banser dan Ansor sudah membantu masyarakat dengan memberikan bantuan air bersih sebanyak 20.000 ribu liter air di dua kecamatan,  Malaka Tengah dan Weliman.

Terkait hal itu, pengusaha muda asal Malaka, Agustinus Nahak yang berdomisili di Kupang memberikan kritikan sekaligus solusi untuk Pemkab Malaka.

“Solusi menghadapi kebutuhan air bersih di kabupaten ada beberapa solusi misalnya jangka pendek. Pemerintah SNKT tidak perlu malu melanjutkan program bantuan air bersih dari SBS-DA dengan menyediakan 12 mobil tangki yang standby layani masyarakat. Bagaimana mobil – mobil itu sekarang? Jika rusak segera siapkan anggaran untuk perbaikan,” ungkap Agustinus Nahak,  Minggu  (8/10/2023).

Diketahui,  Pemda Malaka terdata memiliki 12 unit mobil tangki air yang tersebar masing-masing saru unit di 12 Kecamatan yang ada di Kabupaten Malaka.

Mobil tangki tersebut diadakan pada pemerintahan sebelumnya,  Stefanus Bria Seran dan Daniel Asa. Fungsinya adalah membantu menyediakan air bersih secara gratis untuk masyarakat di kecamatan ketika musim kemarau tiba.

Namun belakangan diketahui,  mobil tangki air itu banyak yang sudah tidak berfungsi lagi karena tidak adanya biaya perawatan dan akhirnya mogok.

“Memang ini hanya butuh kepedulian saja. Bupati seharusnya memfungsikan OPD – OPD terkait, ke mana Dinas Sosial, BPBD dan bagaimana peran Wakil Bupati jika Bupati sibuk,” tukas Agustinus Nahak.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi

Agustinus Nahak Malaka
Previous ArticleNabit Kalah Kasasi, Nado Puji Hakim Mahkamah Agung
Next Article Angkatan ke-3 Politeknik eLBajo Commodus Labuan Bajo Diwisuda

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.