Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»BPOLBF Bahas Usulan Program Pelatihan Seni Pertunjukan dengan Kemenparekraf RI
Ekbis

BPOLBF Bahas Usulan Program Pelatihan Seni Pertunjukan dengan Kemenparekraf RI

By Redaksi1 Maret 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf saat melakukan visitasi dan audiensi bersama BPOLBF, Kamis (29/02/2024)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) membahas usulan program dari lembaga itu dengan Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf.

Pembahasan itu dilakukan saat kegiatan visitasi dan audiensi bersama BPOLBF di Aula Utama BPOLBF, Kamis (29/02/2024).

Salah satu yang dibahas adalah usulan program pelatihan seni pertunjukan untuk komunitas seni.

Usulan ini disampaikan oleh Kepala Divisi Investasi BPOLBF, Jaques Marbun berdasarkan masukan komunitas-komunitas seni di Labuan Bajo dalam kegiatan Kongkow Litas- Komunitas (KONTRAS) beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Dirut BPOLBF Frans Teguh mengatakan, pihaknya selalu siap berkolaborasi demi pengembangan sumber daya manusia (SDM) di daerah pariwisata super prioritas (DPSP) Labuan Bajo dan sekitarnya.

“Kami di BPOLBF siap untuk terus berkolaborasi, menjadi mata dan telinga Kemenparekraf di Labuan Bajo. Kami punya banyak tim di sini dengan empat Direktur yang siap memberikan berbagai informasi yang diperlukan termasuk juga untuk berkoordinasi dengan Pemda setempat,” kata Frans.

Diketahui, audiensi ini diadakan dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi antara BPOLBF sebagai Satker di bawah Kemenparekraf yang berkantor di Labuan Bajo dengan Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf.

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Martini Mohamad Paham dalam audiensi ini menyatakan, pihaknya membutuhkan informasi dari lapangan sehingga program yang akan dijalankan tetap menjaga spirit tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu (3T).

“Untuk kolaborasi ke depan, kami sangat membutuhkan informasi dari Badan Otorita yang ada di lapangan, sehingga seperti yang selalu disampaikan Pak Menteri agar program itu harus 3T; tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu,” jelasnya. [VoN]

BPOLBF Labuan Bajo
Previous ArticleViral Flayer Maju sebagai Balon Wabup Manggarai Barat, Ini Kata Marianus Yono Jehanu
Next Article Terjerumus dalam Overthinking

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.