Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tidak Ada Ganti Rugi Lahan dalam Pembangunan Jalan KEK Golo Mori
Regional NTT

Tidak Ada Ganti Rugi Lahan dalam Pembangunan Jalan KEK Golo Mori

By Redaksi6 September 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Presiden RI Joko Widodo saat meresmikan jalan Labuan Bajo-Golo Mori beberapa waktu lalu (Foto: Kominfo Manggarai Barat)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-  Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasiona (PJN) Wilayah III NTT, Devi Alcitra Candra, menyebut bahwa pembangunan jalan menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Golo Mori tidak memiliki anggaran ganti rugi dari negara melalui APBN.

“Untuk jalan Labuan Bajo menuju Golo Mori tidak ada anggaran pembebasan lahan,” jelas Devi.

Pemerintah kata Devi, hanya menyediakan anggaran untuk paket fisik saja. Sedangkan anggaran untuk gangti rugi tanah tidak ada, baik dari pusat (APBN).

Penegasan yang sama juga disampaikan oleh PPK 3.1 Privinsi NTT, Diana A. Takaeb. Menurut Diana untuk pembangunan fisik jalan Labuan Bajo-Golo Mori tidak ada anggaran untuk pembebasan lahan.

Sebab pemerintah, kata dia, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah tidak menyedian anggaran khusus untuk itu.

Sekretaris Daerah Manggarai Barat, Fransiskus Sales Sodo juga, memberikan penjelasan terkait pembangunan jalan Labuan Bajo – Golo Mori.

Menurutnya, yang tidak ada dalam anggaran APBD, baik untuk fisik maupun untuk ganti rugi lahan.

“Tidak ada anggaran dari daerah ini yang diperuntukan bagi pembebasan lahan jalan Labuan BajoGolo Mori.,” tegas Sekda Fransiskus.

Menurutnya, lahan yang selama ini dimanfaatkan untuk pembangunan jalan, selalu diberikan oleh masyarakat dengan ikhlas.

“Masyarakat selalu memberikannya dengan ikhlas. Sebab mekanisme yang kita pakai adalah ‘Kapu Manuk-Lele Tuak’ (mekanisme pendekatan adat dan budaya Manggarai Barat),” jelas Fransiskus.

Soal isu negatif yang muncul saat ini, dirinya mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh upaya dari oknum tertentu yang selalu menyudutkan pemerintah dengan informasi yang tidak benar.

“Sebab pemerintah selalu berkomitmen untuk bekerja demi kepentingan masyarakat,” tutupnya.

Penulis: Sello Jome

Golo Mori Labuan Bajo Mabar Manggarai Barat
Previous ArticlePaus Fransiskus Mendengarkan Anak Disabilitas Membacakan Kitab Suci
Next Article Pilkada dan Algoritma: Demokrasi atau Distorsi?

Related Posts

Anggota DPR RI Stevano Rizki Gerak Cepat Bawa Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Kuwus Barat

19 Agustus 2026

Pegadaian Salurkan Sembako hingga Perlengkapan Tidur untuk Warga Terdampak Gempa Flores

17 Agustus 2026

158 Rumah di Kecamatan Welak Rusak Berat Akibat Gempa

15 Agustus 2026
Terkini

Gempa Beruntun Guncang Flores, DPRD Desak Pemkab Manggarai Percepat Bantuan Darurat

20 Agustus 2026

Menjangkau yang Belum Tersentuh, BKH-Stevi Harman Salurkan Ratusan Paket Sembako di Kecamatan Rahong Utara

20 Agustus 2026

Kementan Janji Perbaiki Sawah dan Irigasi di Flores yang Rusak Akibat Gempa

20 Agustus 2026

Solidaritas Penyintas Gempa Nagekeo Mulai Renggang, Masalah Pengungsian Makin Kompleks

20 Agustus 2026

Pemuda 22 Tahun Ditemukan Meninggal di Dekat Tenda Pengungsian Pascagempa Nagekeo

20 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.