Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Terkait Insiden di Madanio Nagekeo, Sopir Pengangkut Tampik Selundupkan BBM
HUKUM DAN KEAMANAN

Terkait Insiden di Madanio Nagekeo, Sopir Pengangkut Tampik Selundupkan BBM

By Redaksi1 Oktober 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pemeriksaan standar keamanan oleh pihak SPBU Mbay bersama personel Kepolisian Resor Nagekeo dan disaksikan langsung oleh Anton S Wangge, Anggota DPRD Nagekeo (Foto: Dok. Satintelkam Polres Nagekeo)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT – SD, seorang sopir pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) milik Pertamina, memberikan klarifikasi terkait insiden yang terjadi di wilayah Madanio, Kelurahan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, pada Jumat (27/9/2024) lalu.

SD dipergoki oleh Anton S. Wangge, anggota DPRD Nagekeo dari Partai NasDem saat sedang memindahkan BBM ke dalam jeriken.

Dalam keterangannya, SD menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah mengambil BBM dari tangki utama di truk pengangkut, melainkan dari tangki konsumsi yang diperuntukkan bagi kebutuhan mesin.

Ia mengakui bahwa BBM yang diambilnya dari tangki konsumsi jumlahnya hanya sekitar 20 liter saja, yang dijual seharga Rp100 ribu untuk membeli makanan.

Pernyataan SD ini terbukti dalam pemeriksaan yang dilakukan keesokan harinya di SPBU Mbay, tempat BBM dari tangki utama diserahkan.

Pemeriksaan tersebut melibatkan Manager SPBU Mbay, pihak keamanan SPBU, delapan anggota polisi, dan disaksikan langsung oleh Anton S. Wangge.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa segel tangki utama masih utuh dan jumlah BBM yang diangkut sesuai dengan yang tercantum dalam faktur penjualan.

“Seluruh standar keamanan pengangkutan BBM telah dipenuhi, dan tidak ada kekurangan jumlah BBM dari tangki utama,” jelas pihak SPBU Mbay.

Penjelasan pihak SPBU Mbay cukup membuktikan bahwa BBM dalam tangki utama tidak berkurang dan pengangkutan sudah sesuai prosedur.

Penulis: Patrianus Meo Djawa

Baca sebelumnya:

Kelangkaan BBM di Nagekeo, Indikasi Penyelundupan Terkuak

Nagekeo Polres Nagekeo
Previous ArticleFloratama Academy 5.0 Dorong Akselerasi Daya Saing dan Kesiapan Model Bisnis
Next Article 147 Mahasiswa Angkatan ke-4 Politeknik El Bajo Commodus Diwisuda

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

Dapur MBG Gako Dihentikan karena Berdiri di Atas Tanah yang Telah Diserahkan ke Pemda

3 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.